Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Mengaku Wartawan, Penyebar Hoax Kerusuhan Dibekuk Polisi
Senin, 08-04-2019 | 00:09 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur membongkar kasus penyebaran hoax Pilres dan isu SARA melalui media sosial, Sabtu (6/4) malam. Kepada followers-nya, penyebar hoax ini menggunakan akun facebook yang mengaku sebagai seorang jurnalis media massa online.

Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur meringkus Arif Kurniawan Rajasa penyebar hoax di facebook. Berisi hasutan kerusuhan yang akan terjadi pasca Pilpres mendatang. Pelaku menggunakan akun Antonio Bannera, mengaku sebagai seorang jurnalis di Jawa Post News Network atau JPNN, dan menulis berita hoax serta hasutan tentang kerusuhan yang akan terjadi pasca Pilpres mendatang.

Menurut Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim, dalam postingan facebook, pelaku Arif Kurniawan Rajasa menposting hasutan dan berita hoax. Bahwa akan terjadinya kerusuhan seperti tahun 1998, jika salah satu paslon Pilpres tertentu akan menang pada pemilu nanti. "Bahkan, dalam tulisannya, kerusuhan itu akan memakan korban dari etnis tertentu," kata Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Dengan tulisan itu, pelaku ditangkap di rumah kost-nya di Buncitan, Kecamatan Sedati, dengan beberapa barang bukti. Dalam akun facebook, pelaku yang sangat Rasis ini terbukti menghembuskan isu SARA yang sangat meresahkan. Selain menyita telepon genggam, polisi juga mengamankan akun facebook yang sempat diubah nama Antonio Bannera menjadi gatot kaca.

Dengan barang bukti postingan yang Rasis itu, polisi menahan Arif dengan jeratan pasal 28 ayat dua undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan undang-undang nomor 11 tentang ITE dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait


Walikota : Sikat Habis Hoax, Radikalisme, dan Narkoba

Istri Anggota POM TNI AU Diperiksa Polisi Terkait Ujaran Kebencian

Sebar Hoax Kasus Papua, Youtubers Ditangkap Polisi

Wawali Minta Warga Surabaya dan Papua Tidak Terpancing Isu Hoax


Terima Warga Baru, PSHT Sepakat Tolak Hoax dan Ujaran Kebencian

Sebar Hoax Kasus Papua, Youtubers Ditangkap Polisi

Wawali Minta Warga Surabaya dan Papua Tidak Terpancing Isu Hoax

Diduga Sebar Hoax, ASN di Lamongan Akan Diperiksa

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber