Berita Terbaru :
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Jelang KLB, PSSI Butuh Figur yang Independen dan Profesional
Sepak Bola  Sabtu, 06-04-2019 | 14:24 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Suksesi kepemimpinan di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoenesia (PSSI) masih menjadi wacana hangat saat ini. Seiring dengan rencana Kongres Luar Biasa (KLB), mulai banyak dorongan untuk memunculkan sosok Ketua Umum PSSI yang baru.

KLB juga dinilai sebagai momentum untuk bersih-bersih dari orang-orang yang tidak dipercaya dan tidak kredibel.

Figur yang dinilai tepat adalah sosok independen dan profesional tentu saja memiliki kecintaan pada sepak bola.

Tokoh pendukung setia Persib Bandung alias bobotoh Eko Noer mendukung wacana yang bergulir untuk tidak memberikan tempat bagi politikus menduduki Ketua Umum PSSI.

"Terus terang saya merasa tidak nyaman PSSI dipimpin oleh orang-orang yang berjubah politik," kata Eko kepada wartawan, Kamis (4/4).

Ia menegaskan penyelenggaraan KLB nanti adalah titik menuju lebih baik. KLB saat ini, menurutnya, bukan sekadar mengganti Ketua Umum melainkan bersih dari tangan-tangan kotor orang-orang yang masih bercokol yang sudah tidak bisa dipercaya dan tidak kredibel.

Beredar nama-nama Caketum PSSI di masyarakat seperti Pengusaha Erick Thohir, Akademisi Hendri Satrio, Praktisi Sepak Bola Achsanul Qosasi dan dari Plt Ketum PSSI saat ini, Iwan Budianto.

Eko menginginkan figur Ketua Umum PSSI mendatang adalah calon yang independen dan profesional atau setidaknya mantan pemain yang memiliki visi besar tentang perkembangan sepak bola Indonesia. "Dari kalangan pesepakbola misalnya Bambang Pamungkas paling tepat menjadi nahkoda federasi sepak bola Indonesia. Atau setidaknya independen dan profesional," pungkasnya.

Sementara itu pemerhati isu sepak bola Andi Sururi mengatakan nama-nama Calon Ketum PSSI di atas memiliki sisi kelemahan dan kelebihannya.

Ia mengatakan PSSI perlu diurus oleh orang-orang baru. Kedua figur di atas yakni Iwan Budianto dan Achsanul Qosasih adalah nama-nama lama yang artinya turut bertanggungjawab atas setiap kegagalan pengelolaan federasi sepak bola selama ini. "Saya konsisten untuk mengatakan bahwa PSSI perlu diurus orang-orang baru," tegasnya.

Andi menilai pengusaha kondang Erick Tohir adalah figur yang paling polupuler di mata masyarakat untuk mengisi jabatan Ketum PSSI. Selain dikenal sebagai pengusaha sukses, Erick seorang profesional muda dan juga berpengalaman mengelola olahraga, khususnya sepak bola.

Namun, persoalannya cuma satu, bersediakah Erick dicalonkan, karena beberapa kali dia mengisyaratkan tidak berminat.

Andi juga menyoroti nama akedemisi seperti Hendri Satrio memang nama baru di dunia sepak bola. Tetapi, kapasitasnya sebagai ketua Sepak bola Indonesia Juara (SIJ) telah menunjukkan dan menaruh perhatian khusus terhadap persepakbolaan di Tanah Air.

Menurutnya, Hendri bisa mewakili kalangan akademisi dan profesional muda, dan yang paling penting adalah, bisa menjadi sosok baru yang belum terkontaminasi oleh karut marut sepakbola selama ini. "Kita tunggu saja ide-ide apa yang dia punya untuk memulihkan organisasi ini," ujarnya.

Sementara nama-nama lainnya Caketum PSSI yang beredar, menurut Andi, sebenarnya masyarakat cukup berharap PSSI diisi oleh mantan pemain. Dari kalangan ini, dua figur yang selama ini cukup vokal terhadap PSSI yakni Kurniawan Dwi Yulianto dan Rochie Putiray.

"Jadi ini menarik untuk memberi mereka challenge (tantangan) kepada mereka untuk membenahi rumahnya sendiri," ujarnya.(fri/jpnn/yos)

Berita Terkait

Arema FC Tunggu Keputusan PSSI Terkait Gaji dan Rekontrak

Asprov PSSI Jatim Belum Bersikap Terkait Pengganti Sekjen

PSSI Meluncurkan Video Garuda Melawan Corona

Keputusan PSSI Tepat Dalam Situasi Darurat Corona
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  9 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  8 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  7 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber