Berita Terbaru :
Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Harapan Penemuan Obat Covid-19 Ada di Lamongan
Regrouping SD, Bangunan Tak Terpakai Dikembali ke Aset
Miliki Nilai Ekonomi Tinggi, Puluhan Hektar Pisang Raja Kresek Dibudi Daya
Panen Raya Hasil Perikanan Blitar, Cukupi Pangan Dimusim Pandemi
Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Manfaatkan Bozem Untuk Budidaya
Penyelenggara Pemilu, Komisioner, PPK PPS dan PPDP Wajib Rapidtes
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Tentukan 1 Zulhijjah, Kemenag Jadwalkan Pelaksanaan Ruqyatul Hilal
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
   

Film Mantan Manten Hadirkan Kegalauan Level Kombo
Infotainment  Sabtu, 06-04-2019 | 11:11 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Kisah galau level kombo menjadi ide utama film Mantan Manten. Yasnina (Atiqah Hasiholan) hampir menikah dengan Surya (Arifin Putra). Hidup Yasnina makin sempurna saat Surya melamarnya. Mereka berdua sama-sama berpendidikan tinggi dan mapan secara finansial. Couple goals banget. Tapi, Yasnina malah menghadapi tantangan yang tidak diduga-duga. Dari calon mertuanya sendiri yang juga merupakan partner kerjanya.

Berbagai konflik dan masalah di Jakarta akhirnya malah membawanya ke Tawangmangu, tempat satu-satunya harapan dia bisa mengembalikan kehidupan semula. Namun, setelah seperempat bagian, film lebih banyak bercerita tentang paes, kegiatan Yasnina setelah pindah ke Tawangmangu. Banyak detail tentang paes yang ditampilkan sejak munculnya karakter Bude Marjanti (Tutie Kirana). Mulai teknik membuat rias manten adat Jawa, ritual mutih yang selalu menjadi kebiasaan, sampai ritual membesarkan ukuran beskap manten yang kekecilan.

Masalah beskap kekecilan itu pula yang kembali mempertemukan Yasnina dengan Surya di akhir film. Dia sampai pada titik paling nadir dalam kehidupannya. Yasnina dihadapkan dengan pilihan. Apakah dia tetap membalas dendam kepada ayah Surya, membenci Surya, atau move on dan menerima hidupnya kini sebagai pemaes? Jawabannya dibeberkan di akhir film dengan adegan-adegan yang sukses bikin baper dan berkaca-kaca.

Film ini menyampaikan banyak pesan soal keikhlasan. Ikhlas bukan hanya soal merelakan mantan alias masalah percintaan saja, melainkan juga pada aspek kehidupan yang lebih luas. Move on dari masa lalu, dendam, ambisi, dan sebagainya. Bisa dibilang, jalan cerita Mantan Manten cukup serius dan lebih dekat dikategorikan dengan drama. Meskipun tetap ada bumbu-bumbu komedi di dalamnya.

Kelebihan lain film ini adalah kembali mengangkat sebuah tradisi yang nyaris terlupakan. Yakni, paes alias tradisi rias manten dalam budaya Jawa. Tidak hanya merias, banyak ritual yang harus dijalankan pemaes yang sebagian telah ditampilkan di film ini.

Atiqah menjelaskan, ada pesan pemberdayaan perempuan dalam karakternya dan Bude Marjanti. Perempuan yang berdaya tidak selalu digambarkan dengan perjuangan agar mendapat posisi setara dengan laki-laki. Tetapi, dia tetap bertahan meski ada di titik terendah. Juga, menerima diri sendiri. "Pemberdayaan perempuan sekarang sudah beda, tapi banyak kurangnya juga. Kurang melihat diri sendiri, malah banyak membandingkan dengan orang lain," ungkap Atiqah. (deb/c19/jan/pul)

Berita Terkait

Film Tersanjung Tunda Jadwal Tayang Akibat Virus Corona

Begini Cara Mengantisipasi Maraknya Kenakalan Remaja, Dengan Pemproduksi Film

Film The Man Standing Next akan Tayang di Indonesia, Catat Tanggal Mainnya

Film Mariposa Mulai Tayang, Ingat Tanggal Mainnya
Berita Terpopuler
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
Kesehatan  11 jam

ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Malang Raya  8 jam

Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber