Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Life Style 

Prosesi Ritual Cheng Beng Keluarga The Goan Tjiang
Jum'at, 05-04-2019 | 19:26 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Cheng Beng atau Qingming, ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan zairah kubur, menjadi tradisi yang banyak dilakukan oleh para keluarga etnis Tionghoa setelah perayaan impel. Seperti yang dilakukan oleh keluarga The Goan Tjing, rutin melakukan prosesi sembahyang di rumah sembayang atau rumah leluhur di Jalan Karet Surabaya.

Sekilas bangunan di Jalan Karet Surabaya ini nampak seperti bangunan kuno tak terawat. Namun, bangunan ini kerap digunakan oleh keluarga the goan tjing sebagai rumah sembahyang setiap tahunnya, untuk merayakan Cheng Beng atau Qingming.

Cheng Beng atau Qingming merupakan ritual tahunan etnis Tionghoa untuk bersembahyang dan zairah kubur kepada leluhur atau keluarga mereka yang sudah meninggal. Cheng Beng sendiri dirayakan setelah peringatan hari raya Imlek, setiap 5 April, atau penangalan Khong Hu Cu, pada hari ke 104 setelah titik balik matahari di musim dingin, artinya hari ke 15 pada hari persamaan panjang siang dan malam di musim semi.

Untuk proses ritual Cheng Beng, setiap keluarga yang ingin mengirimkan doa, biasa menyertakan sesaji berupa makanan ditujukan kepada leluhur mereka yang sudah meninggal.

Setelah melakukan ritual Cheng Beng atau Qingming, mereka kemudian langsung  berziarah di tempat pemakaman ataupun di tempat abu jenasah keluarga yang dilarung di lautan.(end)




Berita Terkait


Prosesi Ritual Cheng Beng Keluarga The Goan Tjiang


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber