Berita Terbaru :
Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
   

Sebanyak 13 Rumah dan Puskesmas Rusak Berat Diterjang Aning Puting Beliung
Peristiwa  Jum'at, 05-04-2019 | 17:29 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Beginilah kondisi Puskesmas Singosari Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, pasca di terjang angin puting beliung. Foto
Berita Video : Sebanyak 13 Rumah dan Puskesmas Rusak Berat Diterjang Aning Puting Beliung
Malang pojokpitu.com, Hujan deras disertai angin kencang pada Kamis sore menyebabkan 13 rumah milik warga dan puskesmas di Kelurahan Pagentan Kecamatan Singosari, mengalami rusak berat dan ringan. Kerusakan paling parah pada puskesmas, akibatnya pelayanan sementara ditutup.

Beberapa bangunan di lantai tiga puskesmas tidak beratap, karena diterjang angin kencang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 sore, saat itu hujan lebat disertai angin kencang.

Menurut Sunyoto, Bagian Kesehatan Lingkungan Puskesmas Singosari, menjelaskan, kejadian sekitar pukul 14.30 terjadi hujan deras disertai angin puting beliung.

"Akibatnya atap jebol dan air masuk ke dalam puskesmas, hingga  air menggenangi ruang loket, ruang obat dan ruang anak, bahkan beberapat pitu kaca pecah," kata Sunyoto.

Sementara, beberapa dokumen terpaksa harus di jemur yang bisa di pakai diamankan. Sedang untuk pelayanan saat ini sementara di tutup, karena online tidak bisa dibuka dan hanya menerima pelayanan di UGD.

Sementara, Maslikah warga RT 7 RW 7, Kelurahan Pagentan, menceritakan saat kejadian angin puting beliung, pada saat kejadian ia bersama cucunya sedang tidur tiba-tiba terdengar suara.

"Setelah dilihat di genting atap rumah sudah porak poranda, bahkan internit di dalam rumah jebol hingga air hujan masuk ke dalam rumah," kata Maskilah.

Selain rumah Maslikah, rumah warga yang terkena angin puting beliung di RT 5 RW 7 Alfan dan Wahyu, sedang di RT 7 RW 7 yakni rumah Jarwoko, Hadi, Arifin, Harun, Jumadi, Lilik, Ida, Riswati, dan Amik.

Saat ini warga sudah membenahi rumahnya masing-masing, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (yan)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrim, Nelayan Pesisir Panarukan Enggan Melaut

Gelombang Tinggi, Nelayan Enggan Melaut

Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Tiga Hari ke Depan

Cuaca Buruk, Dalam 2 hari 20 Penerbangan Delay
Berita Terpopuler
Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
Kesehatan  38 menit



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber