Berita Terbaru :
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
Mulai Minggu Depan Pelayanan Uji Kir Kembali Dibuka
Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
   

BKSDA Lepas Liarkan Hewan Dilindungi di Pulau Nuso Barong
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 04-04-2019 | 19:01 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Dalam rangka penanganan konflik satwa liar di propinsi jawa timur, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam jawa timur, bekerjasama dengan Jakarta Animal Aid Network (Jaan), melepaskan 32 ekor monyet ekor panjang di Pulau Nusa Barong wilayah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Kabupaten Jember.

BKSDA Jawa Timur yang bekerjasama dengan Jakarta Animal Aid Network (Jaan) dan juga bersama Balai Besar  Konservasi Sumber Daya Alam Kabupaten Jember, melakukan penanganan konflik satwa liar khususnya monyet ekor panjang , yang sebelumnya dijadikan topeng monyet.

32 ekor monyet ekor panjang yang sudah diamankan petugas kali ini akan dilepaskan di Pulau Nusa Barong, Puger, Jember. Proses pelepasan monyet tersebut dengan menggunakan perahu milik nelayan yang diberangkatkan dari nyamplung kobong Desa Kepanjen, Kecamatan Gumuk Mas.

Perjalanan menuju ke Pulau Nusa Barong dibutuhkan waktu satu jam menyebrangi lautan pantai selatan, setelah sampai ke Pulau Nusa Barong Pantai Karang ini, puluhan monyet tersebut diperiksa kesehatannya dan juga diberi makanan terlebih dahulu sebelum dilepas ke dalam hutan.

Menurut Indra Exploitasia Setiawan, Direktur Konservasi Keaneragaman Hayati Jawa Timur, menjelaskan, pelepasan monyet kera panjang kali ini dilakukan dua tahapan yang sebelumnya di lepaskan 14 ekor dan kali ini di lepaskan 18 ekor.

"Jadi total monyet ekot panjang yang dilepaskan di Pulau Nusa Barong sejumlah 32 ekor," kata Indra Exploistasia Setiawan.

Selain melepaskan kera ekor panjang, team juga melepaskan ular phyton jenis sanca timur.
Menutut Femke Den Haas, Direktur Jakarta Animal Aid Network (Jaan), menjelaskan, kegiatan kali ini tidak hanya melepaskan 32 ekor monyet kera panjang saja, namun 6 ekor ulat pyton jenis sanca timur juga dilepaskan di pulau ini.

"Karena pulau nusa barong ini sangat cocok dijadikan tempat rehabilitasi satwa liar termasuk monyet dan ular," kata Femke Den Haas.(yan)

Berita Terkait

Kesulitan Biaya Operasional, Lembaga Konservasi Umbul Square Galang Donasi

Polres Malang Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi Dari Papua

Libur Nataru, Penjual Satwa Kebanjiran Berkah

Polisi dan BKSDA Amankan Puluhan Satwa Langka di Rumah Warga
Berita Terpopuler
Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  4 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  3 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  2 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber