Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Puluhan Warga Tegalrejo Ramaikan Sidang Gugatan Lahan di PN Kepanjen
Selasa, 02-04-2019 | 16:29 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Sidang kasus dugaan penyerobotan tanah oleh PTPN 12 Pancursari terhadap masyarakat Desa Tegalrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, terus dipantau oleh puluhan warga. Lahan seluas 1300 hektar yang sudah dimiliki warga dengan sertifikat yang dibuat tahun 1988 lalu, diklaim oleh PTPN XII Pancursari, dengan hak guna usaha sudah dibatalkan Menteri Agraria.

Puluhan warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, meramaikan Pengadilan Negeri Kepanjen sejak pagi hari, guna mengikuti persidangan kasus dugaan penyerobotan tanah milik warga.

Dalam kasus tersebut, tergugat adalah PTPN XXIII yang kini menjadi PTPN XII Pancursari, yang sudah melaporkan ratusan warga atas penyerobotan tanah yang diakui milik PTPN.

Hal itu terjadi sejak tahun 2010 silam dalam melaporkan warga Desa Tegalsari atas kasus penyerobotan tanah milik PTPN XII hingga mereka yang menanam di perkebunan tidak diperbolehkan memanen.

Dalam persidangan kali ini, agenda memberikan bukti tambahan, yang diterima hakim ketua Syafruddin dengan hakim anggota Haga Sentosa Lase dan Sutiyono, dengan hanya dihadiri kuasa hukum tergugat saja.

Bahkan, menurut kuasa hukum penggugat, Reza Trianto, bahwa luas tanah yang seharusnya 2000 hektar hanya diakui pihak PTPN sebesar 1300 hektar saja milik masyarakat. PTPN XII yakin bisa memenangkan kasus tersebut.

"HGU PTPN sudah dibatalkan Mendagri, dan Menteri Agraria sudah membebaskan lahan tersebut untuk Desa Tegalrejo. Dalam agenda persidangan, kami akan memberikan bukti sertifikat yang sudah dimiliki masyarakat atas lahan tersebut," tutur Reza Trianto.

"Pihak desa juga sudah membeberkan beberapa bukti yang akan menguatkan pihak desa melawan PTPN 12 Pancursari, yang diketahui sudah menyalahi peraturan dengan menyewakan lahan-lahan mereka," tambahnya.

Pihak kuasa hukum juga sudah melaporkan penyerobotan ke Bareskrim Mabes Polri untuk ditindaklanjuti, serta gugatan perdata akan bisa menjadi ranah pidana, jika tergugat tidak membayar ganti rugi.

Dalam persidangan tersebut, hanya menyisakan beberapa minggu lagi untuk masuk dalam persidangan putusan, yang dipastikan seluruh warga Desa Tegalrejo akan hadir di PN Kepanjen untuk memberikan dukungan.

Berita Terkait


Gara-Gara Sengketa Lahan, Dua Warga Dibacok

Pasca Sengketa Lahan, Areal Asta Tinggi Dikawal Aparat

Merasa Tertipu, Konsumen PT. Alisa Zola Sejahtera Datanggi SPKT Polresta Sidoarjo

Puluhan Warga Tegalrejo Ramaikan Sidang Gugatan Lahan di PN Kepanjen


PN Tolak Gugatan Warga Terkait Sengketa Lahan Eks-Perkebunan Kaligentong

Berawal Sengketa Lahan, Penebang Kayu Dilaporkan ke Polisi

Sengketa Lahan Waduk, Risma Diminta Patuhi Putusan MA

Sengketa Lahan, Petani Kutuk Intimidasi Oknum Militer Terhadap Para Petani

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber