Berita Terbaru :
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
   

Tiga Jam Diguyur Hujan, Puluhan Rumah di Montong Kebanjiran
Pantura  Selasa, 02-04-2019 | 12:25 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Tiga jam diguyur hujan lebat, puluhan rumah warga dan jalan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terendam banjir bandang. Derasnya hujan menyebabkan sungai desa setempat, tidak mampu menampung debit air hujan sehingga sungai meluap dan merendam kawasan pemukiman serta jalan.

Pasca diguyur hujan lebat, sungai di Desa Goa Terus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, meluap dan merendam sejumlah ruas jalan antar Kecamatan Montong menuju Kecamatan Singgahan. Nampak beberapa warga terus memantau kondisi debit air sungai karena dikhawatirkan sungai akan terus naik, meski hujan lebat mulai reda.

Selain merendam jalan, sekitar 30 rumah warga juga terendam banjir bandang, setinggi lutut orang dewasa akibat luapan sungai desa tersebut. Kondisi banjir ini dirasakan warga setiap tahunnya pada musim hujan.

Bahkan dalam kurun kurang dari 2 minggu warga sudah kebanjiran dua kali, hal ini karena sungai sudah tidak lagi mampu menampung kiriman air dari gunung.

Selain merendam jalan perkampungan, jalan penghubung antar kecamatan juga terndam banjir. Untuk menghindari kecelakaan warga mengatur lalu lintas yang terndam banjir.

Meski ketinggian air tidak setinggi di pemukiman, banjir ini menganggu arus lalulintas. Untuk melintas, pengguna jalan harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh.

Tarmuji, warga, menjelaskan, banjir yang datang tiba-tiba ini sempat membuat warga panik. Pasalnya, air dengan cepat merendam pemukiman warga hingga lebih dari setengah meter.

"Mengetahui banjir tersebut, warga langsung mengevakuasi barang berharga mereka ke tempat yang lebih aman," kata Tarmuji.

Warga berharap ada upaya dari pemerintah, untuk membangun tanggul sungai agar masyarakat banjir tidak terus setiap turun hujan. (yos)

Berita Terkait

Banjir di Tuban Akibatkan Jalan Ambles dan Jembatan Terancam Ambruk

Puluhan Hektar Tanaman Padi Rusak, Akibat Diterjang Banjir Bandang

Tiga Jam Diguyur Hujan, Puluhan Rumah di Montong Kebanjiran

Tanaman Padi Terendam Banjir Luapan Sungai Avur, Petani Terpaksa Panen Dini
Berita Terpopuler
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
Mlaku - Mlaku  8 jam

Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Peristiwa  7 jam

Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam

Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
Pojok Pitu

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber