Berita Terbaru :
HNW: Pemerintah Harus Konsekuen Melaksanakan UU Pesantren
Pondok Gontor 2 Klaster Baru Covid-19, Begini Respons Gus Jazil MPR
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sejumlah Pria Bertubuh Kekar Menyobek Spanduk Partai Berkarya, Ada Tommy Soeharto
   

Pelajar di Sidoarjo Ciptakan Alarm Deteksi Infus
Teknologi  Minggu, 31-03-2019 | 02:20 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Melalui karyanya ini, diharapkan tidak akan ada lagi kondisi seorang petugas medis terlambat mengganti botol infus pasien saat cairan sudah mulai habis. Foto Muji
Sidoarjo pojokpitu.com, Ciptakan terobosan baru dalam dunia kesehatan, 3 pelajar SMA di daerah Taman Sidoarjo, membuat sebuah alat yang dapat memberi alarm peringatan ketika infus mulai habis dan menipis.

Berawal dari rasa prihatin ketika ada petugas medis yang terlambat saat mengganti botol infus milik pasien dan bisa berakibat fatal pada kondisi pasien. Tiga pelajar SMA ini kemudian memiliki ide membuat sebuah alat yang bisa memberi peringatan ketika cairan di botol infus akan habis.

Berkat ide dan karya tiga pelajar tersebut yaitu Arsyita Intan Amalia, Akbar Krisna Wandana, dan Amanda Reza Andriani. Dengan mengintegrasikan infus dan infrared yang dimofikasi sedemikian rupa, kondisi cairan infus ketika akan habis akan dapat terkontrol melalui sebuah alarm yang berbunyi memberi peringatan.

Menurut Akbar Krisna Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Taman, bahan bahan yang sederhana, yaitu sensor infra red, sensor foto dioda, kabel, usb, micro controller, modul suara dan juga speaker, alat alarm infus ini nantinya dapat bekerja.

Cara kerjanya infra red dan poto dioda akan menghitung tiap tetes infus. Apabila dari botol cairan di infus sudah tinggal 100 mililiter dimana sisakan 1500 tetes. Maka alarm seketika berbunyi untuk memberi peringatan agar petugas medis segera mengganti infus tersebut.

Seperti diketahui, untuk satu botol infus, tersedia 500 mililiter yang menghasilkan 7500 tetes. Kondisi ketika infus sudah tinggal 100 mililiter perlu segera diganti oleh seorang petugas medis.

Apresiasi karya siswa siswinya, rencananya karya ini akan segera dipatenkan. Bekerjasama dengan rumah sakit sekitar, alat ini akan diujicoba untuk melihat sejauh mana manfaatnya bagi dokter, petugas medis maupun pasien. (pul)

Berita Terkait

Pelajar di Sidoarjo Ciptakan Alarm Deteksi Infus

Hebat, Mahasiswa Ciptakan Alat Kelupas Bawang Dapur

Mewujudkan Impian Sejak Kecil, Pria Paruh Baya Ciptakan Helikopter dari Barang Bekas

Respati Ragil Ciptakan Sejarah di Kompetisi Bola Basket Indonesia
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber