Berita Terbaru :
Polisi Olah TKP Kejadian Kebakaran Mobil Menewaskan Dua Anak
Kyai Tokoh Masjid Ampel Tutup Usia Saat Sholat
Risma : Belum Saatnya Bahas New Normal untuk Kota Surabaya
Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto
New Normal, Jokowi Kerahkan Aparat Disiplinkan Warga di Keramaian
Warga Giripurno Kembali Jalani Rapid Test, Pasien Reaktif Langsung di-Swab Massal
Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sepeda Motor Ini Terbakar
Tiga Karyawan Reaktif, Layanan Dispendukcapil Tulungagung Ditutup Sementara
Tak Terima Tanaman Pete Ditimbuni Sampah, Kakak Ipar Bantai Adik Ipar
Polisi Periksa 3 TKW Yang Mudik Dari Taiwan
Dua Balita Asal Lumajang Terkonfimasi Positif Corona
Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Banjir Bandang Terjang Pantura
Tekan Penyebaran Covid-19, Warga Dirikan Kampung Tangguh Secara Swadaya
Perpanjangan PSBB Surabaya Raya Mulai Hari Ini Hingga 8 Juni
   

Hearing Soal WDR, Dewan Obral Pertanyaan
Peristiwa  Sabtu, 30-03-2019 | 23:19 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Rudi Triswahono ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, akhirnya memanggil organisasi terkait wacana Proyek Watu Dakon Resort. Sejumlah OPD dan pemangku wilayah dicecar beberapa pertanyaan, terkait lolosnya penggalian tambang tanah di lahan seluas 600 meter dengan kedalaman 13 meter tanpa mengantongi izin.

Komisi D DPRD Kabupaten Madiun terus menelisik asal muasala proyek Watu Dakon Resort di Desa Banjarsari Wetan , Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Sempat permohonan izin difasilitasi oleh camat setempat Muhamad Zahrowi.

Selain itu, sejumlah OPD Pemkab Madiun juga dicecar pertanyaan. Diantaranya Dina Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP, dan Kades Banjarsari Wetan. Pertanyaan yang dilontarkan anggota Komisi D meliputi proses awal wacana pembangunan, proses perijinan, hingga lolosnya pengerukan tanah galian hingga terkuras layaknya embung .

Dalam proses operasionalnya, diketahui , pengusaha Watu Dakon Resort yang dipimpin Agus Suyatno hanya mengantongi surat keterangan dari Disparpora. Padahal surat tersebut harus ditindaklanjuti ke OPD yang membidangi perijinan DPMPTSP terkait izin usaha.

Dari rapat dengar pendapat yang digelar, anggota legislatif merekomendasikan agar Proyek Wau Dakon Resort tersebut ditutup. Lantaran telah merugikan warga dan lingkungan sekitar. "Jika proyek tersebut terdapat unsur pidana, maka agar diserahkan kepada pihak berwajib," kata Rudi Triswahono. (pul)

Berita Terkait

Merusak Lingkungan Tambang Galian C Ditutup Paksa Satpol PP

Pengusaha Watu Dakon Wajib Melakukan Pemulihan

Pengusaha Watu Dakon Resort Mengaku Lalai Soal Izin

Dewan Desak Pemkab Madiun Tindak Tegas Proyek Watu Dakon Resort
Berita Terpopuler
Banjir Bandang Terjang Pantura
Peristiwa  5 jam

Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampu...selanjutnya
Covid-19  7 jam

Polisi Amankan Balon Udara Yang Nyaris Bakar Rumah Warga
Peristiwa  6 jam

Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber