Berita Terbaru :
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
Pandemi Covid 19 Kejahatan Cyber Naik 100 Persen
Puluhan Warga Demo Kanwil Ditjen Bea Cukai Jatim di Juanda
Kejari Musnahkan Barang Bukti 116 Dua Bulan Perkara
Tidak Memakai Masker, Sejumlah Pengendara Jalan Diminta Putar Balik
Pesta Minuman Keras Dua Warga Tewas
   

Pemilih Disabilitas Mempunyai Hak Pilih
Pilkada  Sabtu, 30-03-2019 | 18:01 wib
Reporter : Nova Sari dan Aris Rahmatullah
Surabaya pojokpitu.com, Pesta demokrasi pemilu sebentar lagi akan berlangsung, warga negara yang memenuhi syarat berhak menyalurkan hak suaranya, termasuk diantaranya bagi warga difabel. Dalam surat suara untuk Presiden dan DPD, KPU membuat tanda khusus agar mudah digunakan oleh pemilih tuna netra.

Menjelang penyelenggaraan pemilu, KPU surabaya giat melakukan sosialisasi bagi kaum difabel. Di Surabaya sendiri ada sekitar 3.650 pemilih penyandang disabilitas, yang akan menyalurkan hak suaranya di pemilu nanti.
 
Menurut Muhammad Kholid Asyadulloh, anggota divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Surabaya, dari total pemilih difabel terbanyak adalah tuna daksa yaitu seribu 149 pemilih, berikutnya tuna netra sebanyak 201 orang, bisu tuli 362 orang, grahita 301 orang, dan difabel lainnya seribu 637 orang.

"Jumlah pemilih penyandang disabilitas di Surabaya sudah terindentifikasi," kata Muhammad Kholid Asyadulloh.
 
Para penyandang disabilitas ini, mendapatkan penjelasan bagaimana tata cara untuk melakukan pilihan pada pemilu nanti. Sayangnya hingga akhir Maret ini, belum ada contoh surat suara yang ada cetak braillenya.
 
Dalam surat suara nanti untuk Presiden dan DPD, akan ada tanda khusus bagi penyandang tuna netra. Sayangnya hal itu tidak berlaku untuk surat suara calon legeslatif. Pada surat suara legeslatif tidak ada huruf braillenya.  
 
Nantinya para penyandang disabilitas, akan diberi hak untuk memilih pendamping untuk ikut di TPS. Pendamping bisa saja perawat, petuigas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), maupun keluarganya.

Para pendamping ini akan mengisi formulir yang sudah disiapkan oleh KPU dan mereka dibawah sumpah, sesuai ketentuan yang berlaku. Diantaranya tidak membocorkan pilihan yang dilakukan pemilih difabel.
 



Berita Terkait

Pemilih Disabilitas Mempunyai Hak Pilih
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  3 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  17 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  2 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  17 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber