Berita Terbaru :
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
   

Ketum PB NU : Jangan Gunakan Harlah NU Untuk Kampanye Politik
Pantura  Jum'at, 29-03-2019 | 18:52 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Pelaksanaan Harlah NU yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan siang tadi, berjalan meriah. Para umat nadhliyin dari berbagai daerah di Lamongan berkumpul di Stadion Surajaya. Acara yang diekmas dengan istiqhosah akbar ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PB NU, dan beberapa pengurus NU pusat serta jajaran muspida.

Sedikitnya hampir 12 ribu umat nadhliyin di Kabupaten Lamongan, siang tadi berkumpul dengan menggelar cara istiqhosah kubro di Stadion Surajaya Lamongan. Acara ini merupakan Harlah NU yang ke 96.

Acara ini dihadiri langsung oleh  Kyai Haji Said Agil Siraj Ketua PB NU pusat, Yeni Wahid, Nusron Wahid mantan Ketua Ansor pusat, Kyai Haji Ali Mashuri atau Gus Ali dari Sidoarjo serta Kyai Haji Maman Imanul Haq dari Jakarta, Fadeli Bupati Lamongan serta jajaran muspida Kabupaten Lamongan juga ikut hadir dalam acara Harlah NU yang ke 96 ini.

"Pelaksanaan harlah ini jangan sampai dijadikan sebagai ajang kampanye politik. Karena selama ini NU bukanlah merupakan partai politik," tutur Kyai Haji Said Aqil Siraj.

Diharapkan dengan digelarnya harlah NU yang ke 96 ini kita bisa menjaga ketertiban NKRI dan menjaga pelaksanaan pemilu agar bisa berjalan tertib dan aman.(end)





Berita Terkait

Menjelang Harlah ke 94, Atribut NU Laris Manis

Ketum PB NU : Jangan Gunakan Harlah NU Untuk Kampanye Politik

Harlah NU ke-96, Ribuan Warga Nahdliyin Berdoa Untuk Pemilu Damai

Rekor Muri Makan Lele Oleh Muslimat di Kediri
Berita Terpopuler
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  11 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  10 jam

Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Pilkada  8 jam

Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Malang Raya  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber