Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tes Perangkat Desa di Kabupaten Kediri Tak Terpengaruh Gugatan KCW
Kamis, 28-03-2019 | 13:03 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Kadiri Corruption Watch (KCW) ke pengadilan negeri setempat tidak mempengaruhi pelaksanaan ujian perangkat desa di Kabupaten Kediri. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, sebagai rekanan penyedia soal tetap melaksanaan tes sesuai jadwal serta siap menghadapi gugatan.

Tes perangkat desa bersama kembali digelar di Gedung Balai Desa Tugurejo , Kecamatan Ngasem ,Kabupaten Kediri. Kali ini diselenggarakan 7 desa dari Kecamatan Ngadiluwih dan Purwoasri.

Ujian ini membuktikan bahwa gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan kadiri corruption watch ke pengadilan negeri setempat tak mempengaruhi pelaksanaan ujian.

Abdul Khamid, Kepala Desa Kwadungan mengatakan, pelaksanaan ujian perangkat desa sudah sesuai peraturan bupati kediri nomor 56 tahun 2018.

"Aturan tersebut juga mendasari kerjasama pemerintah desa dengan IAN Tulungagung, sebagai penyedia soal ujian dengan predikat lembaga yang terakreditasi B," jelas Abdul Khamid.

Sementara itu, ketua tim penguji IAIN Tulungagung, doktor Mashudi mengaku, menghargai adanya pihak yang menggugat pelaksanaan maupun hasil ujian.

"Namun IAIN Tulungagung memastikan ujian akan tetap berlangsung sesuai jadwal yang sudah ditentukan," jelas Mashudi.

Mashudi menambahkan, lembaganya selalu berpegang pada aturan hukum dan memiliki dasar dalam menjalin kerjasama dengan desa penyelenggara ujian.

Selain terakreditasi B BAN-PT, perguruan tinggi dibawah naungan kementerian agama ini memiliki 33 jurusan dari empat fakultas untuk S1, 8 jurusan untuk S2, serta dua juruasan S3.

Untuk diketahui, KCW menggugat pelaksanaan ujian perangkat desa melalui Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, karena dinilai banyak kejanggalan dalam pelaksanaanya.

Ada 11 pihak yang digugat, antara lain 10 kepala desa dan rektor IAIN Tulungagung. Pihak IAIN Tulungagung menyatakan siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum tersebut. (yos)


Berita Terkait


Tes Perangkat Desa di Kabupaten Kediri Tak Terpengaruh Gugatan KCW


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber