Berita Terbaru :
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idul fitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
   

Kementrian ESDM Jawa Timur Temukan Surat Ijin Tambang Kadaluarsa
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 27-03-2019 | 15:33 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Pasca tambang gunung kapur di Jember longsor, Kementerian ESDM Jawa Timur tinjau lokasi longsor. Kementerian ESDM Jatim menemukan perijinan milik CV Kartika Candra mati.

Petugas kementerian ESDM Jawa Timur langsung meninjau lokasi tambang yang longsor. Kedua petugas ESDM tersebut mengintrogasi staf CV Kartika Candra, pemilik tambang yang longsor.

Dari hasil introgasi diketahui jika ijin tambang CV Kartika Candra kadalwarsa pada 24 Maret lalu.

Irwanto, staf CV Kartika Candra mengakui ijin tambangnya mati. Pihaknya akan melakukan perpanjangan ijin. Untuk itulah, pekerja tambang diliburkan. "Namun saat proses pembersihan tambang, longsor terjadi sehingga dua orang terluka dan satu belum ditenukan," kata Irwanto.

Sementara itu, menurut pengamatan petugas kementrian ESDM, kondisi tambang yang longsor tidak layak menjadi wilayah pertambangan. Pasalnya, lokasi tambang milik CV Kartika Candra tidak berjenjang. "Lokasi tambang yang baik berjenjang," kata Agus Riadi inspektur tambang ESDM.

Sementara penggunaan peledak untuk meledakkan batu kapur atau mangan di CV Kartika Candra akan ditinjau dari dokumennnya.

Sebelumnya 15 pekerja tambang melakukan pembersihan di areal tambang dan tiba-tiba longsor. Dua pekerja luka dan satu belum ditemukan. (pul)

Berita Terkait

Jasad Korban Longsor Gunung Kapur Puger Ditemukan

Team Geologi Bandung Periksa Longsor di Tebing Puger, Begini Hasilnya

Saksi Perekam Video Sudah Ingatkan Agar Korban Menyelamatkan Diri

Kementrian ESDM Jawa Timur Temukan Surat Ijin Tambang Kadaluarsa
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  59 menit

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  3 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  14 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  13 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber