Berita Terbaru :
Diberi Donatur HP, Akhirnya Wahyu Bisa Belajar Daring
Alat Cuci Tangan Dengan Sensor Infrared
Siswa Pegunugan Dapat Wifi Gratis Untuk Pelajaran
Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Kabupaten Madiun Dikonsep Minimalis
Pemkab Ngawi Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu Hingga Rp 1 Juta Untuk Pelaku Usaha
Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Curanmor
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
   

Hujan Deras, Banjir Kembali Rendam Sejumlah Desa di Madiun
Mataraman  Selasa, 26-03-2019 | 16:38 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Akibat hujan deras dan tidak mampu menampung debit air, sebuah sungai di Madiun, meluap. Akibatnya, sejumlah rumah, dan jalan desa tergenang air.

Pasca hujan deras semalaman, sungai yang melintas di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun meluap. Karena tak mampu menampung debit air yang tinggi membuat sejumlah tanggul jebol, hingga merendam area sawah dan pemukiman warga.

"Meski air hanya sebatas lutut orang dewasa, namun sempat mengganggu aktivitas warga," kata Priyo Andik Susilo, salah satu warga.

Selain merendam rumah dan jalan, luapan air juga sempat merendam halaman sebuah sekolah dasar di Desa Pecinan. Beruntung, air tidak sempat masuk ke ruang kelas. Sehingga kegiatan belajar mengajar, tidak terganggu.

Meski demikian, siswa merasa terganggu. Mereka mengaku tidak nyaman mengikuti kegaiatan belajar mengajar. Apalagi mereka tidak mengenakan sepatu, sehingga merasakan dingin.

Banjir seperti ini, sering terjadi. Bahkan di tahun 2019, hingga bulan Maret ini saja, wilayah ini sudah 4 kali diterjang banjir. Terparah, 6 hingga 8 Maret kemarin.(end)

Berita Terkait

Banjir Rendam Rumah dan Tempat Ibadah

SMPN 2 Nglames Terdampak Banjir Aktifitas KBM Diliburkan

Sungai Meluap, Permukiman Warga Banjir

Banjir Madiun Membuat Akses Jalan Terganggu
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  7 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  10 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber