Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tanaman Padi Terendam Banjir Luapan Sungai Avur, Petani Terpaksa Panen Dini
Senin, 25-03-2019 | 13:00 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Jelang masa panen, puluhan hektar tanaman padi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, rusak terendam banjir luapan sungai. Padi terancam mati membusuk, dan menyebabkan gagal panen, sehingga untuk mengurangi resiko kerugian, petani terpaksa panen dini meski hasilnya turun 50 persen.

Banjir merendam lahan persawahan di Desa Magersari Dan Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Senin (25/3) pagi. Air luapan sungai avur desa magersari ini, merendam  sekitar 30 hektar tanaman padi berumur 80 sampai 85 hari.

Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga hari, tingginya curah hujan membuat debit air sungai meningkat drastis, sehingga meluap ke permukaan. Luberan air sungai ini mengalir menuju persawahan, jika dibiarkan dapat menyebabkan tanaman padi mati membusuk sehingga dapat menyebabkan gagal panen.

Lastum, petani desa magersari, menjelaskan, untuk mengurangi resiko kerugian, petani terpaksa panen dini atau panen lebih cepat satu minggu dari jadwal seharusnya. Namun hasil panen dipastikan turun 50 persen.

"Jika pada kondisi normal lahan 500 meter persegi mampu menghasilkan lima kuwintal gabah, maka kini diprediksi hanya 2-3 kuintal saja hal ini karena kondisi biji padi belum maksimal bulirnya," jelas Lastum.

Banjir yang merendam lahan persawahn ini terjadi hampir setiap tahun pada musim hujan, kondisi sungai avur yang sudah dangkal, sehingga tidak dapat menampung debit air hujan yang turun lebat, beberapa hari ini.

Para petani berharap, ada upaya dari pemerintah untuk normalisasi sungai avur, serta menambah tinggi tanggul sungai avur agar pada musim hujan, para petani tidak terus menrugi.

Sementara itu, banjir juga berdampak pada rendahnya kualitas gabah yang dihasilkan. Maka tentu akan berdampak juga pada harga gabah, dengan kondisi ini para petani akan rugi berlipat ganda, selain gabah jelek juga harga anjlok. (yos)

Berita Terkait


Banjir di Tuban Akibatkan Jalan Ambles dan Jembatan Terancam Ambruk

Puluhan Hektar Tanaman Padi Rusak, Akibat Diterjang Banjir Bandang

Tiga Jam Diguyur Hujan, Puluhan Rumah di Montong Kebanjiran

Tanaman Padi Terendam Banjir Luapan Sungai Avur, Petani Terpaksa Panen Dini


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber