Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Inilah sungai jompo yang meluap hingga membenamkan setidaknya 80 rumah lebih warga di Jalan Manggis dan Mawar Jember. Foto: Felli Kosasi
Puluhan Rumah di Kota Jember Terendam
Sabtu, 23-03-2019 | 19:29 wib
Oleh : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Hujan dengan intensitas sangat tinggi sebabkan banjir sungai jompo Jember hingga meluap ke rumah warga pada Sabtu (23/3) petang. Akibatnya 80 lebih rumah warga yang tergenang banjir, wargapun mengungsi di tempat yang lebih aman.

Banjir ini merupakan kiriman dari hulu sungai jompo yang berada di kawasan pegunungan argopuro, lantaran intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah itu.

Warga yang rumahnya terdampak banjir, langung mengungsi di tempat yang lebih aman, seperti di rumah saudara atau di pinggir jalan raya.

Banjir kali ini menurut keterangan warga cukup besar, karena menggenangi hingga ketinggian lebih dari satu meter rumah warga.

Bahkan beberapa ternak, seperti ayam juga banyak yang hanyut terhempas banjir.
Tak hanya itu, jembatan penghubung dua kampung di kawasan jalan manggis dan jalan raya sultan agung juga tergenang banjir. Namun tidak sampai merobohkan jembatan tersebut.

Menurut Antok, warga, datangnya air banjir sangat cepat, beruntung warga yang kebanyakan rumahnya dekat bantaran sungai,langsung menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman sehingga tidak ada warga yang menjadi korban banjir.

"Banjir seperti ini musiman, karena kerap kali terjadi di kawasan Jalan Manggis dan Mawar Jember, sehingga warga telah mengantisipasinya," ujar Antok. (yos)





Berita Terkait


Puluhan Rumah Terendam Akibat Curah Hujan Yang Tinggi

Tangkis Jebol, Petani Paseban Panen Dini

Puluhan Rumah di Kota Jember Terendam

Banjir Mulai Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber