Berita Terbaru :
HNW: Pemerintah Harus Konsekuen Melaksanakan UU Pesantren
Pondok Gontor 2 Klaster Baru Covid-19, Begini Respons Gus Jazil MPR
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sejumlah Pria Bertubuh Kekar Menyobek Spanduk Partai Berkarya, Ada Tommy Soeharto
   

Lihat Nich, Aksi Ibu-Ibu Konvoi Cegah Demam Berdarah
Kesehatan  Jum'at, 22-03-2019 | 10:30 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Untuk menarik perhatian, kampanye juga menghadirkan badut nyamuk jantan dan betina. Foto Farid
Berita Video : Lihat Nich, Aksi Ibu-Ibu Konvoi Cegah Demam Berdarah
Probolinggo pojokpitu.com, Banyak cara untuk melakukan pencegahan penyakit demam berdarah. Di Kota Probolinggo puluhan ibu-ibu kader Puksesmas konvoi keliling kampung hingga sekolah-sekolah mengkampanyekan bahaya nyamuk Aides Aigypti.

Ibu-ibu tersebut Kader Puskesmas Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Konvoi ini bukanlah demonstrasi, melain kampanye pencegahan penyakit daemam berdarah. Selain membawa poster, ibu-ibu ini juga membawa brosur pencegahaan perkembangbiakan nyamuk aides aigypti dan serbuk abate untuk membunuh jentik nyamuk.

Di setiap pasar kecil, ibu-ibu ini tidak bosan-bosannya memberikan pemahaman cara mencegah perkembiakan jentik menjadi nyamuk yang mematikan. Adapun cara yang paling efektif melibas demam berdarah yakni, menguras, mengubur dan menutup.

Untuk menarik perhartian warga, para kader kesehatan lingkungan ini juga mengajak badut nyamuk Aides Aigypti jantan dan betina.

Perlu diketahui, bahwa nyamuk ini menggigit pada pagi hari, dan yang menggigit paling mematikan adalah nyamuk berjenis kelamin betina.

Menurut dr Endah Ayu Lestari, Kepala Puskesmas Jati, kampaye dengan cara keliling kampung ini dinilai sangat efektif. Sasaran utamanya adalah ibu-ibu rumah tangga. Karena ibu rumah tangga yang selalu berada di rumah dan peka akan kebersihan lingkungan. "Tidak hanya kampanye bahaya demam berdarah saja, kami juga menyebar ikan cupang di sularan air yang tidak mengalir deras," kata dr Endah Ayu Lestari. (pul)

Berita Terkait

Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.

Dinkes Ngawi Terkesan Tertutup Data Jumlah Penderita DBD

Dinkes Catat 48 Kasus DBD, 1 Pasien Meninggal Sepanjang Tahun 2020

Periode Januari-Maret Hanya 3 Penderita DBD Meninggal Dunia
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber