Berita Terbaru :
Begini Kondisi Widi B3 Setelah Suami Ditangkap karena Narkoba
Sambut New Normal, Pemprov Minta Ponpes Perketat Protokol Kesehatan
Kapolda Jatim Pastikan Bantuan Covid-19 Tersampaikan
Polisi Grebeg Pengedar Pil Setan Saat Edarkan Kepada Pemuda Desa
Menkes RI Memuji Perjuangan Surabaya Melawan Covid-19
Istri Jadi TKW, Pria Bejat Ini Setubuhi Anak Gadis Tetangga
Risma : Tercatat, 127 Anak - Anak Rentan Terpapar Covid-19
Ponpes Siapkan Protokol Kesehatan Sambut Santri Masuk Pondok
50 Ribu Rapid Tes Gratis Tersedia di ASDP Ketapang
Bakal Digelar 9 Desember 2020, Pilkada di Sidoarjo Terapkan Protokol Kesehatan
New Normal Diharapkan Mampu Kembalikan Omzet PKL
Rapid Test Massal, 68 Warga Reaktif Covid 19
Persiapan New Normal, Masyarakat Dilatih Mandiri dan Tidak Bergantung Pada Pemerintah
Rapid Test Massal Tidak Terapkan Phsycal Distancing
Kegiatan Belajar Mengajar Ponpes Annur Terhenti Sejak Pandemi Covid 19
   

Dewan Minta Pemkot Cairkan Rp 81 Miliar Untuk Gaji Guru Standart UMK
Metropolis  Jum'at, 22-03-2019 | 05:46 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Salah satu solusi permasalahan SMP swasta yang pada PPDB tahun lalu mengalami kekurangan siswa, dengan pemberian gaji standart UMK pada guru swasta oleh Pemkot Surabaya. Mirisnya program yang sudah dialokasikan sebesar Rp 81 miliar itu, ternyata belum direalisasikan.

Menurut Reni Astuti anggota bangar DPRD Surabaya, pada akhir 2018 Pemkot Surabaya menjanjikan memberikan gaji guru SD dan SMP swasta standart UMK. Dari semangat meningkatkan kesejahteraan guru, dewan pun mensetujui Pemkot mengalokasi anggaran di APBD 2019, sebesar Rp 81 miliar. "Bahkan Pemkot juga menjanjikan akan merealisasikan program tersebut pada bulan Febuari lalu, namun faktanya hingga detik ini belum dicairkan,"  kata Reni.

Seharusnya yang program sudah dianggarkan di APBD 2019 sejak Januari bisa direalisasikan. Tapi faktanya hingga detik ini belum direalisasikan.  Bahkan dirinya mendapat informasi dari para guru swasta, Pemkot akan mencairkan pada pertengahan tahun. "Seharusnya itu tidak terjadi, apalagi sudah dialokasikan di APBD 2019," kata Reni.

Reni mendesak agar pencairan dana tersebut segera dilakukan, untuk membantu operasional para guru, tanpa menunggu pertengahan tahun.

Sementara itu, Masduki Toha, wakil Ketua DPRD Surabaya menambahkan, sampai saat ini para guru swasta berharap segera mengetahui petunjuk teknis syarat yang harus dipenuhi untuk menerima gaji sesuai UMK 2019. "Pemkot tidak sekedar segera merealisasikan, namun juga harus mensosialisasikan petunjuk teknis agar dalam pelaksanannya tidak terkendala," tambah Masduki Toha. (pul)

Berita Terkait

Dewan Minta Pemkot Cairkan Rp 81 Miliar Untuk Gaji Guru Standart UMK

Guru Swasta Berharap Wacana Gaji Setara UMK Bukan Pengalihan Isu PPDB

Gaji Guru SD dan SMP Swasta di Surabaya Akan Setara UMK

Gaji Guru Swasta Minim Setara UMK
Berita Terpopuler
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Peristiwa  13 jam

Pengusaha Kulit Ditemukan Tewas Membusuk di Lingkungan Industri Kecil
Peristiwa  9 jam

Kasus Positif Covid Tembus 62, 4 Sembuh
Covid-19  10 jam

1.931 Jamaah Haji Bojonegoro Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Info Haji  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber