Berita Terbaru :
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Boneka Dolanan Tradisional Berbahan Karung Goni Bekas
Mataraman  Jum'at, 22-03-2019 | 04:08 wib
Reporter : Agus Bondan
Berita Video : Boneka Dolanan Tradisional Berbahan Karung Goni Bekas
Tulungagung pojokpitu.com, Memanfaatkan karung goni bekas serta limbah barang tidak terpakai lainnya, sejumlah pemuda di Tulungagung, berkreasi membuat kerajinan unik yakni boneka miniatur aneka permainan tradisional. Meski tergolong baru, namun kerajinan ini mulai mendapat pesanan dari berbagai kota disekitar Tulungagung, melalui media sosial sebagai cinderamata.

Kreatifitas pembuatan boneka permainan tradisional berbahan limbah ini lahir, berawal dari keinginan sejumlah pemuda di Tulungagung, untuk melestarikan dan mengenalkan permainan tradisional pada generasi muda.

Berkat sentuhan tangan dingin sejumlah pemuda, yang tergabung dalam forum komunikasi karang taruna kecamatan kedungwaru ini, barang-barang tidak terpakai, seperti bekas karung goni, ranting bambu, dan buah palem, disulap menjadi boneka yang unik dan artistik.

Berbahan utama benang karung goni yang dililitkan pada rangka kawat sebagai tubuh boneka, berbagai permainan tradisional digambarkan melalui boneka ini.

Boneka permainan tradisional yang telah berhasil dibuat antara lain, permainan patil lele, permainan egrang, dan bola kasti. Untuk membuat satu boneka, rata-rata dibutuhkan waktu satu hari.

Sugeng Rino, anggota karang taruna kecamatan kedungwaru, mengaku tak menyangka ketika karya-karya tersebut diunggah di media sosial, banyak warganet yang tertarik untuk membelinya.

Namun karena masih terkendala sumberdaya, dan belum mampu memproduksi secara massal. Saat ini boneka permainan tradisional tersebut, masih sebatas dipakai untuk souvenir organisasi karang taruna.

Anang Pratistianto, Camat Kedungwaru, mengatakan, meski belum mendapatkan bantuan modal dari pemerintah setempat, namun dengan adanya bank sampah yang ada di Kantor Kecamatan Kedungwaru, mereka dapat memanfaatkan barang-barang yang bisa digunakan sebagai bahan baku kerajinan boneka miniatur permainan tradisional.

"Diharapkan, kerajinan ini dapat berkembang dan sekaligus menjadi sarana berkreativitas para pemuda karang taruna," kata Anang Pratistianto.

Meski tergolong baru, kerajinan boneka miniatur permainan tradisional ini mulai disukai masyarakat sebagai cinderamata, maupun sebagai hiasan di rumah.

Rencananya pembuatan boneka permainan tradisional ini, akan dikembangkan menjadi unit usaha karang taruna. Boneka-boneka unik ini akan dijual antara 100 hingga 250 ribu rupiah. (yos)

Berita Terkait

Eks Napi Sulap Lidi Jadi Piring Cantik

Boneka Dolanan Tradisional Berbahan Karung Goni Bekas

Karya Seni Patung Dari Karung Goni

Museum Barang Bekas Kulit Limbah Botol Plastik Diubah Menjadi Kerajinan Bernilai Tinggi
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  8 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  3 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  6 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  7 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber