Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Ratusan Hektar Tanaman Melon Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen
Jum'at, 22-03-2019 | 03:20 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Ratusan hektar tanaman melon di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terendam banjir. Kondisi ini membuat para petani terancam gagal panen.

Pasalnya, tanaman melon terendam banjir hingga ketinggian satu meter. Untuk meminimalisir kerugian, para petani harus menyewa mesin penyedot air untuk mengeluarkan air dari lahan mereka.

Sekitar 105 hektar tanaman melon milik para petani di Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, terancam gagal panen akibat terendam banjir. Banjir ini merendam lahan pertanian petani setempat, setelah terjaddi hujan lebat dalam tiga hari terakhir ini.

Edi Purnomo, petani melon desa klotok, mengatakan, para petani melon harus mengeluarkan dana tambahan jutaan rupiah, untuk biaya pengurasan air banjir. Jika tidak segera dikuras, tanaman melon akan membusuk dan mati.

Kondisi tanaman melon yang berusia rata-rata 35 hari ini sebagian sudah mulai mati dan membusuk. Selain itu, tanaman melon yang baru keluar buah ini juga mulai rontok karena tangkainya membusuk, akibat terendam air banjir.

Tak hanya menyedot air banjir dengan mesin, para petani juga meninggikan tanggul agar air bbanjir tidak terus masuk ke lahan pertanian mereka. "Saat ini, rata-rata tanaman melon terendam setinggi dua puluh sentimeter hinnga satu meter," kata Edi Purnomo.

Hadi Iksan, pengurus komunitas petani melon, menjelaskan, akibat banjir ini, para petani terancam mengalami kerugian ratusan juta rupiah setiap satu hektarnya.

"Pasalnya, dalam satu hektar tanaman melon ini biaya perawatan memakan biaya tiga puluh hingga lima puluh juta rupiah, mulai awal tanam hingga tanaman masuk masa berbuah ini," ujar Hadi Iksan.

Para petani berharap pemerintah hadir dalam kondisi ini, karena petani melon ini, pada saat musim perawaratan kesulitan pupuk, karena pupuk yang ada tidak ada jatah utuk para petani buah, sehingga para petani buah ini kesulitan mendapatkan pupuk. (yos)

Berita Terkait


Banjir di Tuban Akibatkan Jalan Ambles dan Jembatan Terancam Ambruk

Puluhan Hektar Tanaman Padi Rusak, Akibat Diterjang Banjir Bandang

Tiga Jam Diguyur Hujan, Puluhan Rumah di Montong Kebanjiran

Tanaman Padi Terendam Banjir Luapan Sungai Avur, Petani Terpaksa Panen Dini


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber