Berita Terbaru :
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Komoditi Pertanian Jatim Banyak Diminati Negara Lain
Metropolis  Kamis, 21-03-2019 | 17:45 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Daun kelor teryata memiliki pangsa pasar yang cukup potensial di luar negeri. Terbukti hari ini Provinsi Jawa Timur melakukan ekspor daun kelor ke negara Korea.

Selain daun kelor, ada beberapa komuditi pertanian lainya yang di ekspor. Diantaranya kopi, plywood dan minyak dengan negara tujuan Singgapore, Bergia , Kanada dan Nigeria.

Pelepasan ekspor dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Terminal Petikemas Surabaya atau TPS. Menurut gubernur, saat ini masih banyak komoditas pertanian juga tumbuhan  yang layak ekspor. "Namun mengalami kendala, karena ada beberapa negara yang tidak bersedia. lantaran komoditi pertanian mengunakan pupuk kimia," kata Khofifah Indar Parawansa.

Dalam pangsa ekspor nasional Jawa Timur menduduki peringkat kedua setelah Jawa Barat dengan menyumbangkan 11.38 persen. Total nilai ekspor untuk komoditas pertanian dan hewan di tahun 2018 senilai Rp 44.036 triliun. (pul)

Berita Terkait

Komoditi Pertanian Jatim Banyak Diminati Negara Lain
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  4 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber