Berita Terbaru :
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Kesulitan Biaya, Orang Tua Anak Penderita Gizi Buruk Mengadu ke Anggota Dewan
Metropolis  Kamis, 21-03-2019 | 17:00 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Seorang anak di Lumpur Gresik, diduga menderita kekurangan gizi. Karena orang tua korban kesulitan biaya, sehingga mengadu ke anggota DPRD Gresik.

Sungguh tragis, di Kota Gresik yang dikenal dengan kota industri, apalagi di wilayah perkotaan ternyata, ada anak yang diduga menderita kurang gizi.

Alveeta Resky Zanuari, meskipun suka makan dan minum ternyata badannya kecil dan dibagian perutnya mengeras. Meskipun orang tuanya sudah berkali kali membawa anaknya ke puskesmas tapi, tak kunjung ada perubahan.

Sementara untuk periksa ke rumah sakit supaya lebih mendapatkan pelayanan dokter secara detail tak berani karena faktor ekonomi.

Sehingga pada Kamis (21/3) pagi, ada warga yang menyampaikan keluhan orang tua anak yang di duga kekurangan gizi ke anggota DPRD Gresik.

Syaiku Busiri, anggota DPRD Gresik, menjelaskan, ternyata setelah di cek di daerah Lumpur, Gresik, memang benar ada  anak diduga menderita kurang gizi.

"Sehingga tadi anak tersebut, langsung diminta untuk di bawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan pemeriksaan secara detail, untuk bisa segera diobati supaya tubuh anak yang usianya sekitar lima tahun tersebit bisa sehta seperti anak seusianya," kata Syaiku Busiri.

Semestinya, bila petugas kesehatan di tingkat desa, kelurahan, rutin melakukan pemantauan terhadap balita dan perkembangannya, tentu saja kejadian adanya anak kekurangan gizi akan bisa ditangani secara cepat. (yos)

Berita Terkait

Meilani Alfira Harus Mendapatkan Perawatan Terbaik dan Gratis

Balita di Lamongan Diduga Terkena Gizi Buruk

Bocah Penderita Gizi Buruk Jalani Perawatan

Sangat Butuh Bantuan Bupati, Balita Miskin Ini Tak Beranus dan Jantung Bocor
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  13 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  14 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Peristiwa  3 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber