Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Hadiah yang didapat berupa uang tunai dan peralatan rumah tangga, mulai kompor gas, ember hingga panci. Lomba ini juga sebagai wujud syukur saat ini harga bawang merah terus merangkak naik. Foto Farid
Unik, Ibu-Ibu Ikuti Lomba Protol Bawang Merah
Kamis, 21-03-2019 | 11:31 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Berita Video : Unik, Ibu-Ibu Ikuti Lomba Protol Bawang Merah
Probolinggo pojokpitu.com, Unik, puluhan ibu-ibu di Kota Probolinggo mengikuti lomba memprotoli bawang merah.

Memang, Probolinggo dikenal sebagai salah satu kota penghasil bawang merah terbesar di Indonesia. Maka tidak ada salahnya, warganya terutama ibu-ibu banyak yang berprofesi sebagai pembersih bawang merah.

Di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ini misalnya, ibu-ibu mengikuti lomba membersihkan bawang merah atau biasa disebut protol Bawang merah.

Menurut Nurhadi Lurah Kedungasem, sebenarnya ibu-ibu ini sudah terbiasa melakukan pekerjaan membersihkan bawang merah dari tangkainya.

Setiap peserta wajib memprotoli satu glayung atau satu ikat bawang merah seberat dua kilo gram. Dengan bermodal silet cuter dan karet pengaman jari ibu-ibu ini dengan cekatan membersihkan bawang merah.

Penilaian cukup sederhana, siapa yang tercepat memprotoli bawang merah, maka dialah pemenangnya. Pada lomba ini ada dua babak, yakni disaring menjadi enam besar untuk masuk babak berikutnya.

Pada enam besar, jalannya protol bawang merah makin menarik. Setiap peserta mempunyai suporter yang saling sahut-sahutan memberi semangat.

Akhirnya Yuli Astutiklah menjadi pemenangnya pada lomba ini. Dengan waktu sekitar 2 menit saja bawang merah satu ikat berhasil dia protoli. Menurutnya, kesulitan memprotoli banyak bawang yang busuk dan ukurannya kecil-kecil.

Lomba ini sekaligus bentuk syukur petani, harga bawang merah terus merangkak naik menjadi Rp 25 ribu perkilogramnya.

Pagi pemenang lomba, selain mendapat uang, juga mendapat sejumlah peralatan rumah tangga, mulai dari kompor gas, timba, ember, panci hingga payung. (pul)

Berita Terkait


Lestarikan Budaya Dengan Lomba Membuat Ketupat

Gelombang Tinggi Perairan Jawa Timur, Armada Arus Mudik Dihimbau Waspada

Serunya Lomba Tangkap Lele Sambut Ramadhan 1440 Hijriyah

Serunya Lomba Tangkap Lele Sambut Ramadhan 1440 Hijriyah


Tiga Kapal Cepat Kembali Tak Boleh Beroperasi Karena Gelombang Tinggi

Gelombang Tinggi Perairan Jawa Timur, Armada Arus Mudik Dihimbau Waspada

Isi Kegiatan Ramadhan Dengan Lomba Hafiz Al Quran

Meriahnya Lomba Fashion Show Busana Muslim di Kampung Ramadhan JTV

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber