Berita Terbaru :
Penyekap Berujung Penganiayaan Penyewa Mobil Rental, Begini Kronologisnya
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
Tebar Benih Ikan Nila Dibekas Sungai Kumuh
   

Pengguna Narkoba Meningkat, BNN Gandeng Relawan di Pemerintahan dan Pendidikan
Metropolis  Kamis, 21-03-2019 | 08:15 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Meningkatnya jumlah pengguna narkoba pada kelompok pekerja hingga pelajar, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar diskusi dan bimbingan tekhnis penggiat anti narkoba bidang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredarab gelap narkoba (P4GN). Sekitar 80 relawan anti narkotika, dari pemerintahan, dan akademisi.

Sesuai data Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (Puslitkes UI) tahun 2017, diketahui lebih dari separuh penyalahguna narkoba sebanyak 59 persen, adalah kelompok pekerja dan 24 persen merupakan kelompok pelajar.
 
Sedangkan di Jawa Timur, hasil survei penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pada tahun 2018, sebanyak 2,8 persen digunakan oleh para pekerja dan kelompok pelajar di Surabaya, sebanyak 7,5 persen.
 
Dengan kondisi ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar bimbingan tekhnis penggiat anti narkoba bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Upaya ini merupakan langkah preventif terhadap kelompok pekerja dan pelajar yang belum terpapar narkoba.
 
"Langkah ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang narkoba dan bahaya penyalahgunaannya. Dalam bimtek P4GN ini, sebanyak 40 relawan dari pemerintahan dan 40 relawan lain, berasal dari pihak akademisi hadir untuk mendapat edukasi dan melakukan diskusi, di JW Marriot Surabaya," kata Brigjen Pol Mohammad Jupri, Direktur Peran serta Masyarakat BNN RI.
 
Setelah bimbingan teknis ini, para relawan anti narkoba ini akan melakukan sosialisasi dan penyuluhan, penjangkauan, dan berperan dalam penegakan hukum terhadap bandar dan pengedar dengan cara melaporkan.(end)

Berita Terkait

Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi

Pandemi Covid 19, Kasus Narkoba Meningkat Didominasi Pengedar Lama

Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci

Polisi Tangkap Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Porong
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  4 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  12 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  22 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  4 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber