Berita Terbaru :
PSSI Meluncurkan Video Garuda Melawan Corona
Relawan MBLC, Bersama-Sama Perangi Corona
Ketua Perpani Jatim Deny Trisyanto Semprot Sendiri Lapangan Panahan
20 Ribu Liter Desinfektan Disemorotkan Ke 2 Kecamatan Hingga ke Desa Terpelosok
20 Ribu Liter Desinfektan Disemorotkan Ke 2 Kecamatan Hingga ke Desa Terpelosok
Pengadilan Negeri Malang Gelar Sidang Melalui Online
Bantuan Sembako Warga Terdampak Covid-19 Terus Mengalir
Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pemkot Bersama Polri Terus Lakukan Penyemprotan Desinfentan di Jalan Raya
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Tebing Longsor, Pipa PDAM Putus, 1500 Pelanggan Terganggu
   

Suami Istri Pejabat Pemkab Mojokerto Diperiksa KPK
Peristiwa  Rabu, 20-03-2019 | 17:55 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap 16 orang pejabat di lingkungan Pemkab Mojokerto. Dua diantaranya adalah suami istri yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala DPPKAD. Para pejabat ini diperiksa sebagai saksi terkait kasus TPPU yang menjerat Bupati Mojokerto non aktif, Mustofa Kamal Pasa.

Satu persatu pejabat di lingkungan Pemkab Mojokerto, kembali menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di aula wira pratama Polres Mojokerto Kota. Total pejabat yang diperiksa pada hari kedua ini berjumlah 16 orang pejabat mulai dari eselon dua hingga eselon tiga pemkab setempat.
 
Dari 16 orang saksi yang diperiksa oleh KPK, dua diantaranya adalah pasangan suami istri, yang diketahui bernama Zainal Abidin, Kepala Dinas Pendidikan yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Zainal sendiri sudah ditetapkan tersangka oleh KPK kasus dugaan pemberian fee atas seluruh proyek jalan benton.
 
Sedangkan istrinya, yang bernama Mieke Juli Astuti, Kepala DPPKAD Kabupaten Mojokerto, juga menjalani pemeriksaan oleh KPK. Pasangan suami istri dan 14 pejabat pemkab dan pihak swasta ini diperiksa terkait dugaan kasus tindak pidana pencucian uang, yang menjerat Bupati Mojokerto non aktif, Mustofa Kamal Pasa.
 
16 orang pejabat Pemkab Mojokerto, mulai dari eselon dua dan tiga hingga sopir Bupati Mojokerto non aktif, yang menjalani pemeriksaan oleh KPK, di antaranya, pertama, Anggaza El Widya, Pelaksana Lapangan Pekerjaan Kemlagi dan Ngranggon, Rinaldi Rizal Sabirin, Kabag Administrasi Pembangunan, Moch. Soleh Sugianto, tenaga honorer Dinas PU, Prastya Ramadiasri Putra, staf Dinas PU, Juari, PPHP,

Ikhsan, PPHP 5, Suhernu, pelaksana lapangan, Sudarso, Direktur CV. Bakti Utama, Ludfi Ariyono, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang, Mieke Juli Astuti, Kepala DPPKAD, Doddy Firmansyah, PPK Dinas PU, Anik Mutammima, PPK Dinas PU, Achmad Fatoni, PPK Dinas PU, Zaenal Abidin, Kepala Dinas Pendidikan, Abdul Khamid, pemilik Halmahera Tour and Travel, Johan Iskandar, sopir mantan Bupati non aktif.
 
Sementara itu, dari 16 pejabat dan pihak swasta yang menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh KPK, keseluruhan menolak untuk diwanwancarai bahkan mereka memilih menghindar dari sorotan kamera awak media.(end)

Berita Terkait

Bupati Mojokerto Diperiksa Penyidik KPK

Walikota Mojokerto Diperiksa KPK Terkait Kasus TPPU

Keluarga Mantan Bupati Mojokerto Diperiksa KPK

Terus Dikembangkan, Kadis PUPR Mojokerto Ditahan KPK
Berita Terpopuler
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Peristiwa  5 jam

Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pendidikan  4 jam

Bantuan Sembako Warga Terdampak Covid-19 Terus Mengalir
Peristiwa  3 jam

Pengadilan Negeri Malang Gelar Sidang Melalui Online
Hukum  2 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber