Berita Terbaru :
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-Oleh Haji Rugi Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
   

Komisi IV DPR RI Tinjau Ratusan Kontainer Kayu Merbau Ilegal
Metropolis  Rabu, 20-03-2019 | 17:12 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Komisi IV DPR RI hari ini meninjau ratusan kontainer kayu ilegal, yang berhasil disita Direktrorat Jendral Penegakan Hukum atau Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Petugas menyebut, kayu-kayu senilai Rp 200 milyar lebih itu disita dari hutan Papua dan Papua Barat, yang didapat dari hasil operasi pengamanan di Surabaya dan Makassar.

Ratusan kontainer kayu ilegal yang hari ini ditinjau oleh Komisi IV DPR RI di salah satu gudang di kawasan Jalan Tambak Langon Surabaya. Total ada 384 kontainer berisi kayu jenis merbau yang hendak diselundupkan dan akhirnya berhasil digagalkan, dalam operasi pengamanan di Surabaya dan Makassar.

Komisi yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan dan pangan itu memeriksa, 384 kontainer berisi kayu jenis merbau siap edar yang berhasil disita Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Kayu-kayu itu terpaksa diamankan petugas lantaran tak disertai dokumen-dokumen resmi.

"DPR RI tetap mengapresiasi tangkapan yang dilakukan oleh petugas. DPR RI juga sangat mendukung upaya penindakan terhadap pembalakan liar yang berpotensi merusak lingkungan," tutur Viva Yoga Mauladi, anggota Komisi IV DPR RI.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Sustyo Iriyono menjelaskan, total ada 26 perkara yang sedang ditangani saat ini. Bahkan Dirjen Gakkum KLHK berhasil menahan enam tersangka periode Januari hingga Maret 2019.

Sustyo juga menyebut, selanjutnya kayu-kayu tersebut akan dilelang dan hasilnya akan dimasukkan ke kas negara, namun menunggu terlebuh dahulu putusan dari pengadilan.(end)

Berita Terkait

Pemudik Nekad Bawa 78 Box Rokok Ilegal

Produsen Obat Ilegal Diamankan Satreskrim Polres Malang

Polda Limpahkan 28 Mobil dan Rp 150 Miliar Uang Barang Bukti Kasus Investasi Ilegal

Tolak Penambangan, Puluhan Warga Keluarkan Paksa Alat Berat
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  4 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  17 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  14 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber