Berita Terbaru :
Surabaya Zona Merah, BIN Perpanjang Waktu Rapid Test Massal
Miliki Jiwa Sosial Tinggi, RT/RW di Surabaya Bentuk GERMAS Menangkan Machfud Arifin
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
   

Penasehat Hukum Ahmad Dhani Tolak Ahli ITE
Hukum  Selasa, 19-03-2019 | 18:40 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani, kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Dalam persidangan, tim penasehat hukum Ahmad Dhani menolak ahli ITE yang dihadirkan jaksa penuntut umum, lantaran bergelar sarjana teknik kimia.

Dalam sidang kali ini, jaksa penuntut umum menghadirkan dua ahli, yakni ahli informasi transaksi elektronik, Dendi Eka Puspawadi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur. Ahli hukum pidana, Yusuf Jacobus dari Universitas Pelita Harapan Surabaya. Kedua ahli ini merupakan saksi ke 10 yang dihadirkan jaksa Winarko dari Kejati Jatim dalam perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani.

Namun dalam sidang, tim penasehat hukum Ahmad Dhani menolak dan merasa keberatan dengan kehadiran ahli ITE yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Pihak Ahmad Dhani menilai bahwa ahli ITE tersebut tidak memenuhi syarat secara akademis, karena memiliki latar belakang ilmu teknik kimia. Atas penolakan ini, ahli ITE langsung meninggalkan ruang sidang.

Sementara itu, ahli hukum pidana, Yusuf Jacobus dalam keterangannya malah mencabut dua keterangan dalam berkas acara pemeriksaan. Atas pencabutan keterangan di berkas acara pemeriksaan ini, penasehat hukum Ahmad Dhani merasa diuntungkan.

Sidang selanjutnya akan digelar pada Kamis 21 Maret, dengan agenda keterangan saksi dari jaksa penuntut umum. Sementara sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak terdakwa Ahmad Dhani, akan digelar pada Selasa pekan depan.(end)

Berita Terkait

Ahmad Dhani Bebas Dari Penjara

Penasehat Hukum Ahmad Dhani Tolak Ahli ITE

Jaksa Hadirkan Empat Saksi Sidang Ahmad Dhani

Ahmad Dhani Tulis Surat Buat Mama
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  18 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  18 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  8 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  17 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber