Berita Terbaru :
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
   

Kemacetan Perempatan Suka-Suka Makin Parah, PU Binamarga Butuh Rp 50 Milyar
Metropolis  Selasa, 19-03-2019 | 02:17 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Kemacetan arus lalu lintas di perempatan gedangan sulit dihindarkan. Warga sudah mendapat surat edaran dan maket gambar flayover, yang dikeluarkan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII. Foto Muji
Sidoarjo pojokpitu.com, Pemkab Sidoarjo menyadari kebutuhan mendesak pembangunan flyover di Simpang Empat Gedangan. Rekayasa lalu lintas sudah tidak memungkinkan untuk memecah kepadatan.

Bertahun-tahun penderitaan pengendara jalan di sepanjangan Jalan Raya Gedangan, baik dari arah Surabaya-arah Sidoarjo, arah Sukodono-Sedati setiap hari terjebak kemacetan. Terutama pada saat pagi dan sore hari.

Tingginya angka kemacetan ini disebabkan volume kendaraan begitu banyak, tidak sebanding dengan kondisi jalan yang cukup sempit. Sehingga pada saat pagi hari, saat berangkat bekerja dan sebaliknya pada sore hari, selalu dihantui kemacetan. 

Faisol, Wakil Ketua RT 2 RW 3 Gedangan mengatakan, warganya yang berada di sisi timur jalan hanya 20 kepala keluarga. Sebagian besar warga sudah mendapatkan surat edaran dari Balai Besar Pelaksanaa Jalan Nasional (BBPJN). bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pembangunan flyover.

"Rencananya jalan akan diperluas hingga 12 meter, sehingga harus dilakukan pembebasan lahan milik warga," kata Faisol.

Sementara itu, sebelumnya Dinas PU Binamarga Kabupaten Sidoarjo akan mengajukan anggaran Rp 50 milyar untuk pembebasan lahan. Dana itu untuk perluasan jalan yang akan digunakan flyover Gedangan Sidoarjo. (pul)

Berita Terkait

Kejebak Macet? Ini 5 Kiat Agar Lebih Tenang di Jalan

Dishub Kabupaten Malang Adakan Sosialisasi Perparkiran Untuk Kurangi Kemacetan

Urai Kemacetan, Dishub Surabaya Pasang Traffic Light di Simpang Pandegiling-Imam Bonjol

Liburan Panjang, Arus Lalin Menuju Kota Batu Padat Merayap
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  5 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  6 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  4 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber