Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Angka kasus demam berdarah di Ponorogo menurun, membuat Pemkab mencabut status KLB. Foto Heru
Status KLB Demam Berdarah Ponorogo Dicabut
Senin, 18-03-2019 | 16:07 wib
Oleh : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Sejak ditetapkan oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni pada akhir Januari 2019 sampai 30 hari masa KLB, kini jumlah penderita demam berdarah turun siknifikan. Dengan dasar penurunan angka tersebut, status KLB demam berdarah dicabut atau sudah berakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo , Rahayu Kusdarini mengungkapkan, bahwa kasus demam berdarah mengalami penurunan. Meski belum sampai nol. Bahkan 5 hari sebelum berakhir, cuma ada 1 atau 2 kasus demam berdarah yang ditangani.

Sedangkan berakhirnya masa KLB ini, Pemkab akan menentukan jumlah penderita yang akan dibiayainya. Yakni sejumlah kurang lebih sekitar 754 penderita, namun sejauh ini masih tahap verifikasi.

Menurut Rahayu Kusdarini , Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, untuk pembiayaan terhadap penderita demam berdarah yang ditanggung Pemerintah Ponorogo, harus asli warga Ponorogo. Mengingat penderita demam berdarah di rumah sakit Ponorogo, juga ada yang berasal dari daerah lain. "Berharap dengan berakhirnya status KLB demam berdarah ini,  Pemkab dan masyarakat bisa bersinergi dan demam berdarah tidak hadir lagi," kata Rahayu Kusdarini. (pul)

Berita Terkait


Pertolongan Pertama Saat Terserang Demam Berdarah

Lihat Nich, Aksi Ibu-Ibu Konvoi Cegah Demam Berdarah

Status KLB Demam Berdarah Ponorogo Dicabut

Status KLB Demam Berdarah di Ponorogo Diperpanjang


Pelajar Dilibatkan Pencegahan DBD

Penderita DBD Meningkat, Dinkes Magetan Belum Tetapkan KLB

Cegah DBD, Emak-Emak Bikin Ramuan Perangkap Nyamuk

Serangan DBD Tak Pandang Usia Korban

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber