Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Polisi akan memintai keterangannya Katimun yang diduga mengajak warga untuk mencari ilmu keagamaan, mengingat akan terjadi kiamat di daerah Ponorogo. Foto Heru
Polres Ponorogo Akan Mintai Keterangan Katimun
Sabtu, 16-03-2019 | 10:17 wib
Oleh : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Santernya pemberitaan terkait puluhan warga yang menjual harta benda demi mondok, Kapolres Ponorogo mengirim anggotanya ke Ponpes Miftahul Falahil Mubtadiin , Malang.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant mengaku telah mengirim anggotanya ke Ponpes Miftahul Falahil Mubtadiin , Malang. Petugas menemui Katimun untuk memintai keterangannya atas banyaknya warga Ponorogo yang bertolak ke untuk mengikuti ajaran Thoriqoh Musa AS.

Sedangkan dari hasil penyelidikan terhadap Katimun, warga Desa Watu Bonang Kecamatan Badegan,  Ponorogo  ini membantah menyebarkan 7 fatwa. Hingga warga nekad menjual sejumlah aset dengan harga murah sebagai bekal mondok.  "Katimun hanya menyampaikan kepada jamaahnya tentang tanda-tanda akhir jaman, salah satunya akan terjadi bencana," kata AKBP Radiant.

Terkait warga yang menjual aset, itu merupakan inisiatif warga sendiri dan hasil penjualan digunakan untuk bekal hidup selama mondok.  Sedangkan terkait beras 300 kilogram dan gabah 500 kilogram yang dibawa para jamaah dari rumah, akan digunakan untuk berjaga-jaga jika ada meteor pada ramadhan tahun ini.

"Jika tidak ada meteor jatuh, maka jamaah akan kembali ke tempat asal masing-masing, termasuk membawa pulang kembali bekal yang tidak dipakai selama mondok," jelas AKBP Radiant. (pul)

Berita Terkait


Begini Kata Khoirul, Mantan Jamaah Thoriqoh Musa AS

Total Ada 23 Warga Jember yang Ikut Pindah ke Malang

Polres Ponorogo Akan Mintai Keterangan Katimun

MUI Ponorogo Akan Mendalami Ajaran Thoriqoh Musa AS


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber