Berita Terbaru :
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Pembantai di Masjid Selandia Baru Beraksi Sambil Live di Facebook
Peristiwa  Jum'at, 15-03-2019 | 15:57 wib
Reporter :
CHRISTCHURCH pojokpitu.com, Pelaku teror yang menyasar Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) tak sekadar mengumbar peluru. Sebab, pelaku juga merekam aksi brutalnya dan mengunggahnya secara langsung melalui Facebook.

Pelaku dengan senapan gentel dan senjata semiotomatis mulai menembak sejak dari luar pintu masjid. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam masjid dan menembaki satu per satu orang di dalamnya.

Tanpa kenal ampun, pelaku memberondong orang-orang di dalam masjid. Ketika amunisi habis, pelaku kembali mengisinya dan mengumbar peluru ke setiap yang bergerak.

Pelaku sepertinya memasang kamera di kepalanya yang tersambung dengan akunnya di Facebook. Aksi itu pun bisa dilihat secara langsung melalui livestreaming di media sosial.

Kepala Kepolisian Selandia Baru Komisaris Mike Bush mengkhawatirkan penyebaran video aksi penambakan itu melalui Facebook. "Ini tidak seharusnya ada di domain publik," katanya seperti dikutip New Zealand Herald.

Menurutnya, ada korban jiwa dalam jumlah signifikan akibat peristiwa itu. "Ini sangat tragis," katanya.

Namun, polisi belum mengidentifikasi para korban. "Karena lokasinya masih ditutup," katanya.

Selain itu, polisi belum memperoleh informasi yang konklusif tentang motivasi di balik penembakan itu. "Kami sedang menghadapi situasi yang tak pernah terjadi sebelumnya di Selandia Baru," tuturnya.

Terpisah, Direktur Kebijakan Facebook Australia - New Zealand Mia Garlick mengaku telah menerima peringatan dari  kepolisian di Negeri Kiwi itu untuk menghapus video penembakan di Masjid Al Noor. Facebook pun langsung menindaklanjutinya.

"Kepolisian Selandia Baru telah mengingatkan kami tentang video di Favebook sesaat setelah siaran langsung dimulai. Kami secepatnya menghapus videonya dari akun Facebook dan Instagram pelaku," ujarnya.(newzealandherald/ara/jpnn/pul)

Berita Terkait

Hakim Selandia Baru Minta Pakar Periksa Kejiwaan Jagal Christchurch

Pembantai di Masjid Selandia Baru Beraksi Sambil Live di Facebook
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  7 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  4 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  5 jam

Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Otomotif  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber