Berita Terbaru :
Duh, Ruang Isolasi Covid-19 RSUD dr. Soedono Penuh
Penyekap Berujung Penganiayaan Penyewa Mobil Rental, Begini Kronologisnya
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
   

Dus, Pesisir Suramadu Penuh Sampah Popok
Metropolis  Jum'at, 15-03-2019 | 13:12 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Sampah popok ternyata tak hanya banyak di sungai brantas saja, tapi juga di pesisir jembatan Suramadu sisi Surabaya.

Prihatin atas sampah popok ini, ratusan istri-istri jaksa turun membersihkan sampah. Dengan memakai sarung tangan dan karung beras, ratusan istri-istri jaksa ini  memunguti satu per satu sampah di pesisir pantai  Suramadu, Jumat (15/3) pagi. Meski bau dan kotor, mereka yang tergabung dalam Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini tak jijik untuk terus mengambil sampah.

Lis Chomsiah Sunarta, Ketua IAD prihatin dengan kondisi di pesisir Suramadu yang dipenuhi sampah plastik, popok, pampers dan kotoran ikan. Begitu banyaknya sampah di kawasan pesisir Suramadu ini membuat kawasan ini menjadi bau, kumuh, dan kotor. Kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak adanya fasilitas mck menjadi faktor kotornya kawasan pesisir suramadu ini.

"Daerah Suramadu ini ternyata sangat kotor sekali, kumuh dan bau banget. Kita datang sampai gak kuat. Banyak sampah plastik, pampers dan banyak kotoran-kotoran ikan. Jijik tapi mau bagaimana lagi sudah kewajiban kita untuk membersihkan lingkungan," kata Lis Chomsiah Sunarta. (pul)

Berita Terkait

Sungai Bengawan Solo Dipenuhi Sampah Popok, Semakin Hari Sampah Kian Menumpuk

Daur Ulang Gelas Plastik Jadinya Seperti Ini

Dus, Pesisir Suramadu Penuh Sampah Popok

Penuh Popok, Khofifah Bersih-Bersih Kali di Surabaya
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  5 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  13 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  22 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  4 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber