Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Warga Sukosari Resah, Ada Galian C Berkedok Izin Kolam Pemancingan
Jum'at, 15-03-2019 | 05:22 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Galian C yang berlokasi di Desa Sukosari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun terlihat bebas beroperasi.

Padahal galian C mengeruk tanah sedalam belasan meter. Namun terkesan bebas dan tak tersentuh hukum. Bahkan, juga tak terendus penertiban dari pemerintah Kabupaten Madiun.

Rudi warga setempat menduga, galian C tidak mengantongi ijin ini terus menjual hasil galian C berupa tanah urug. Jika dijual kepada masyarakat desa seharga Rp 150 hingga Rp 350 ribu .

Dilihat dari besarnya galian, hampir mencapai luas tanah hektaran. Tanah yang sudah digali mencapai mencapai ratusan ribu kubik. "Meski berkali-kali di protes warga, galian C ini tetap ngotot beroperasi," kata Rudi.

Sementara itu Agus warga lain mengatakan, keberadaan galian C sedalam belasan meter ini bersandingan dengan areal pertanian warga. Tentu hasil panen petani menurun drastis, karena sulitnya pengairan sawah.

"Dulu kami mengira galian C ini bakal dijadikan lahan wisata sejenis water bom, atau kolam bermain, namun setelah melihat kedalaman yang mencapai 13 -15 meter, baru sadar jika wacana tempat rekreasi itu hanya modus pengusaha," kata Agus.(yan)

Berita Terkait


Satreskrim Bidik Dugaan Pengrusakan Lingkungan Watu Dakon Resort

Bupati Madiun Bakal Panggil Pengusaha Watu Dakon Resort

Galian Proyek Watu Dakon Resort Berpotensi Merusak Ekosistem

Pengusaha Watu Dakon Resort Lakukan Mediasi Dengan Warga


Telat Pajak, Satpol PP Segel Lokasi Galian C

Petugas Gabungan Sidak Kelengkapan Ijin Tambang Galian C

Petugas Razia Galian C di Nganjuk Temukan Pelanggaran

Nunggak 8 Bulan Galian C Disegel Satpol PP

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber