Berita Terbaru :
Regrouping SD, Bangunan Tak Terpakai Dikembali ke Aset
Miliki Nilai Ekonomi Tinggi, Puluhan Hektar Pisang Raja Kresek Dibudi Daya
Panen Raya Hasil Perikanan Blitar, Cukupi Pangan Dimusim Pandemi
Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Manfaatkan Bozem Untuk Budidaya
Penyelenggara Pemilu, Komisioner, PPK PPS dan PPDP Wajib Rapidtes
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Tentukan 1 Zulhijjah, Kemenag Jadwalkan Pelaksanaan Ruqyatul Hilal
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
   

Kisah Sekeluarga di Malang Jadi Bandar Narkoba Masuk Bui
Peristiwa  Kamis, 14-03-2019 | 15:00 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Satuan Reserse Narkoba Polres Malang meringkus ibu dan anak warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang yang menjadi bandar narkoba. Mereka mendapatkan barang setan dari pamekasan dan pil koplo didapatkan dari bandar di Mojokerto

Pelaku Artha Surya Wijaya Malik alias Nyimit (27) dan Yeni Kunjayanti (46) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Mereka merupakan bandar narkoba ibu dan anak.

Keduanya merupakan jaringan Madura. Dengan cara memesan melalui telephone dan segera mengantarkan melalui cara ranjau.

Selama ini, mereka mengedarkan narkoba di wilayah Malang Raya, khususnya wilayah Kota Batu, dengan harga per butir ekstasi Rp 160 ribu, dan Rp 900 ribu untuk pergram sabu. Untuk pil koplo jenis double L diedarkan dengan harga Rp 500 ribu untuk seribu butirnya.

Menurut AKBP Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang, ternyata mereka sekeluarga menjadi bandar. Termasuk ayahnya yang sudah ditahan di Lapas Madura dengan kasus narkoba.

"Peredaran pil koplo saat ini disamarkan menjadi vitamin B1 guna mengelabuhi petugas saat tertangkap di jalanan," kata AKBP Yade Setiawan Ujung.

Kini, sebanyak seperempat kilogram narkoba jenis sabu, 104 ribu butir pil koplo dan 229 pil ekstasi diamankan guna dijadikan barang bukti di pengadilan nanti. Atas perbuatannya, ibu dan anak bandar narkoba dikenakan pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, yangmana ancaman hukumannya hingga 20 tahun kurungan penjara. (pul)

Berita Terkait

Kisah Sekeluarga di Malang Jadi Bandar Narkoba Masuk Bui
Berita Terpopuler
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam

Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
Kesehatan  9 jam

ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Malang Raya  6 jam

Tentukan 1 Zulhijjah, Kemenag Jadwalkan Pelaksanaan Ruqyatul Hilal
Politik  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber