Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kisah Sekeluarga di Malang Jadi Bandar Narkoba Masuk Bui
Kamis, 14-03-2019 | 15:00 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Satuan Reserse Narkoba Polres Malang meringkus ibu dan anak warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang yang menjadi bandar narkoba. Mereka mendapatkan barang setan dari pamekasan dan pil koplo didapatkan dari bandar di Mojokerto

Pelaku Artha Surya Wijaya Malik alias Nyimit (27) dan Yeni Kunjayanti (46) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Mereka merupakan bandar narkoba ibu dan anak.

Keduanya merupakan jaringan Madura. Dengan cara memesan melalui telephone dan segera mengantarkan melalui cara ranjau.

Selama ini, mereka mengedarkan narkoba di wilayah Malang Raya, khususnya wilayah Kota Batu, dengan harga per butir ekstasi Rp 160 ribu, dan Rp 900 ribu untuk pergram sabu. Untuk pil koplo jenis double L diedarkan dengan harga Rp 500 ribu untuk seribu butirnya.

Menurut AKBP Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang, ternyata mereka sekeluarga menjadi bandar. Termasuk ayahnya yang sudah ditahan di Lapas Madura dengan kasus narkoba.

"Peredaran pil koplo saat ini disamarkan menjadi vitamin B1 guna mengelabuhi petugas saat tertangkap di jalanan," kata AKBP Yade Setiawan Ujung.

Kini, sebanyak seperempat kilogram narkoba jenis sabu, 104 ribu butir pil koplo dan 229 pil ekstasi diamankan guna dijadikan barang bukti di pengadilan nanti. Atas perbuatannya, ibu dan anak bandar narkoba dikenakan pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, yangmana ancaman hukumannya hingga 20 tahun kurungan penjara. (pul)

Berita Terkait


Kisah Sekeluarga di Malang Jadi Bandar Narkoba Masuk Bui


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber