Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Begini Kata MUI Ponorogo Terkait Doktrin Kiamat
Kamis, 14-03-2019 | 10:33 wib
Oleh : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ponorogo akan mendalami soal kepindahan 52 warga Dusun Krajan, Desa Watubonang, Kecamatan Badegan ke Malang. Sebab kepindahan warga diduga akibat doktrin kiamat sudah dekat yang akan terjadi pertama kali di desa tersebut.

Menurut Ketua MUI Ponorogo Anshor M Rusdi, pihaknya masih mengkasi ajaran kiamat sudah dekat itu. "Saya juga belum tahu, nanti bisa kita cek dan lihat seperti apa ajarannya," kata Ketua Anshor M Rusdi.

Namun menurut Anshor, kiamat atau hari akhir merupakan rukun iman dalam ajaran Islam wajib untuk diyakini. "Namun hanya sebatas untuk diyakini, karena tidak ada seorang pun yang tahu kapan hari itu," jelas Anshor M Rusdi.

Ketua MUI Ponorogo ini mengakui tanda kiamat memang ada. Namun, jika ada orang yang mengatakan tentang kapan terjadinya kiamat, maka itu hanya ingin mengacau saja.

Sebelumnya diberitakan, 52 warga Ponorogo memilih pindah ke Malang, setelah mendapatkan pemahaman mengenai isu kiamat, perang dan kemarau panjang. Mereka rela menjual aset pribadi demi berlindung di sebuah pesantren di Kabupaten Malang. (pul)

Berita Terkait


Begini Kata Khoirul, Mantan Jamaah Thoriqoh Musa AS

Total Ada 23 Warga Jember yang Ikut Pindah ke Malang

Polres Ponorogo Akan Mintai Keterangan Katimun

MUI Ponorogo Akan Mendalami Ajaran Thoriqoh Musa AS


Ponpes MFM Sangkal Sebarkan Fatwa Kiamat Sudah Dekat

MUI Masih Akan Mengkaji Ulang Ajaran Tentang Kiamat di Ponpes MFM

Inilah 4 Fakta Mengejutkan Dibalik Ramalan Kiamat Sudah Dekat

Eksodus Warga yang Percaya Kiamat Sudah Dekat Sudah Sebulan Lalu

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber