Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Dampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo membuat para petani setempar merugi. Pasalnya, tanaman padi yang masih hijau membusuk, lantaran terendam banjir selama sepekan. Foto Mubarok
Ratusan Hektar Tanaman Padi Terendam Banjir Mulai Membusuk
Kamis, 14-03-2019 | 03:23 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Dampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo membuat para petani di Tuban merugi. Pasalnya, tanaman padi yang masih hijau membusuk.

Kondisi tersebut menimpa petani di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Tanaman padi disini juga rusak lantaran tertimbun material sampah yang terbawa arus banjir. Kondisi tanaman padi yang berusia antara 30 hari sampai 60 hari membusuk bagian akarnya, serta sebagian roboh akibat derasnya arus banjir.
 
Data dari BPBD Tuban, terdapat lahan pertanian di 4 kecamatan yang terdampak banjir. Masing-masing Kecamatan Soko 12 hektar, Kecamatan Rengel 810 hekter, Kecamatan Plumpang 100 hektar, Kecamatan Widang 12 hektar.
 
Menurut Sumani, petani Desa Kanor Rejo, atas kondisi ini berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan.
 
Sementara itu, Dinas Pertanian sudah melakukan pendataan dan pengajuan klaim asuransi, untuk membantu para petani yang memiliki asuransi pada periode bulan Oktober 2018 sampai Maret 2019 ini. Menurut Murtadji, Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Tuban, namun pengajuan klaim juga tidak semua dapat di setujui, karena setelah data pengajuan diterima akan dilakukan survei lapangan. (pul)

Berita Terkait


Banjir di Tuban Akibatkan Jalan Ambles dan Jembatan Terancam Ambruk

Puluhan Hektar Tanaman Padi Rusak, Akibat Diterjang Banjir Bandang

Tiga Jam Diguyur Hujan, Puluhan Rumah di Montong Kebanjiran

Tanaman Padi Terendam Banjir Luapan Sungai Avur, Petani Terpaksa Panen Dini


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber