Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pembatalan Konser Tak Bisa Dijerat Penipuan
Selasa, 12-03-2019 | 19:11 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Langkah seorang penonton konser Ahmad Dhani yang kecewa dengan melaporkan panitia ke Polrestabes Surabaya, dianggap sejumlah pengamat hukum sebagai langkah yang keliru. Pasalnya, pembatalan konser Ahmad Dhani tidak bisa dijerat penipuan lantaran panitia sudah beritikad baik.

Menurut Yafety Waruwu, pengamat hukum, pembatalan konser Ahmad Dhani bukanlah perbuatan penipuan, hal ini dikarenakan panitia sudah beritikad baik dengan menyediakan lokasi dan artis. Bahkan, saat konser batalpun panitia masih beritikad baik dengan mengembalikan uang calon penonton.

Yafety Waruwu memaparkan perbuatan dikategorikan melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan bila panitia telah menjual tiket, tapi tidak menyediakan lokasi dan tidak ada artisnya. "Namun yang terjadi pada konser Ahmad Dhani ini sebaliknya," jelas Yafety Waruwu.

Sementara itu, sikap berbeda diungkapkan penasehat hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian. Menurut Aldwin pihaknya mempersilahkan bila ada penonton yang melapor ke polisi.

Sementara itu, Ahmad Dhani membantah bila konser batal. Menurut musisi sekaligus politikus partai gerindra ini, konser akan digelar 30 maret mendatang. (yos)

Berita Terkait


Pembatalan Konser Tak Bisa Dijerat Penipuan

Konser Dewa 19 All Star Batal, Panitia Dilaporkan Ke Polrestabes Surabaya

Begini Kata Pengacara Soal Konser Ahmad Dhani Batal

Konser Tertunda, Penggemar Dewa 19 Kecewa Berat


Ahmad Dhani Terancam Batal Konser Bareng Dewa 19 di Malaysia

Ada Kabar Nich buat Fans Dewa 19

Dewa 19 Reuni Spesial untuk Baladewa

Dewa 19 Bakal Reuni, Catat Ini Tanggalnya

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber