Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Beri Uang Setiap Berhubungan Intim, Pelaku Dibui Setelah Korban Hamil dan Melahirkan Anak
Selasa, 12-03-2019 | 04:20 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kakek diwilayah Tumpang, Kabupaten Malang ini sungguh bejat, yang tega meniduri keponakannya sendiri yang masih anak dibawah umur dengan iming-iming sejumlah uang jajan guna melancarkan aksinya. Pelaku juga mengancam korban jika saja perbuatannya diceritakan orang lain.

Adalah Jaswadi, kakek berusia 68 tahun warga Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, harus berurusan dengan unit pelayanan perempuan dan anak Satreskrim Polres Malang.

Kakek bejat ini telah tega mencabuli atau menyetubuhi korban yang tidak lain masih keponakan, sejak tahun 2012 hingga 2015 yang dilakukan dirumahnya maupun rumah korban.

Selama ini, korban yang rumahnya berdempetan dengan rumah pelaku, tinggal bersama neneknya dan Jaswadi mengaku bahwa korban yang meminta berhubungan tanpa adanya paksaan dari pelaku.

Namun, perbuatan terhadap anak dibawah umur yang masih berusia 15 tahun saat itu, tetap melanggar undang-undang perlindungan anak, apalagi korban sampai hamil atas perbuatan bejat pelaku.

Hingga kini korban sudah melahirkan anak dari perbuatannya, dan setiap melakukan hubungan, pelaku selalu memberikan uang jajan kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 200 ribu yang disertai ancaman untuk tidak melaporkan perbuatannya.

Aib yang dialami korban, membuat dirinya bercerita siapa yang melakukan hhubungan terlarang tersebut. Hingga dilaporkan ke UPPA Satreskrim Polres Malang.

Menurut AKP Adrian Wimbarda, Kasat Reskrim Polres Malang, bahwa adanya laporan pencabulan yang dilakukan terhadap anak dibawah umur, membuat satreskrim polres malang melakukan penangkapan.

"Persetubuhan itu terjadi dirumah pelaku maupun korban saat kondisi sepi. Bahkan pelaku selalu memberikan uang jajan usai melakukan hubungan kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 200 ribu," jelas AKP Adrian Wimbarda.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 81 juncto 76 D, undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak yangmana ancaman hukumannya 5 hingga 15 tahun kurungan penjara. (yos)

Berita Terkait


Dua Orang Remaja Putri Digagahi Empat Pemuda

Kerap Momong Anak, Pelaku Malah Perkosa Korban

Gadis Keterbelakangan Mental Disetubuhi Hingga Hamil 6 Bulan

Diduga Perkosa Perempuan Bersuami, Pelaku Diamuk Massa


NH, Korban Dugaan Pemerkosaan Masih Dirawat di RS Bhayangkara

Polisi Lamongan Tangkap 8 Pelaku Pemerkosaan Siswi SMA

Kawal Kasus Dugaan Pemerkosaan, Warga Lurug PN Lumajang

Khawatir Ricuh, Rekonstruksi Pembunuhan dan Pemerkosaan Dipindah

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber