Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Hamili Keponakan di Bawah Umur, Kakek Bejat Masuk Bui
Senin, 11-03-2019 | 17:01 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kakek di wilayah Tumpang, Kabupaten Malang ini sungguh bejat, yang tega meniduri keponakannya sendiri yang masih anak di bawah umur dengan iming-iming sejumlah uang jajan guna melancarkan aksinya. Bahkan, pelaku juga mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya pada orang lain. Namun korban hamil dan kini melahirkan anak akhirnya menceritakan perbuatan bejat sang kakek.

Jaswadi, kakek berusia 68 tahun warga Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang harus berurusan dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Malang.

Kakek bejat ini telah tega mencabuli atau menyetubuhi korban yang tidak lain masih keponakan pelaku sendiri sejak tahun 2012 hingga 2015 yang dilakukan di rumahnya maupun rumah korban.

Selama ini, korban yang rumahnya berdempetan dengan rumah pelaku, tinggal bersama neneknya, dan Jaswadi mengaku bahwa korban yang meminta berhubungan, tanpa adanya paksaan dari pelaku.

Namun, perbuatan terhadap anak di bawah umur yang masih berusia 15 tahun saat itu, tetap melanggar undang-undang perlindungan anak, apalagi korban sampai hamil atas perbuatan bejat pelaku.

Setiap melakukan hubungan, pelaku selalu memberikan uang jajan, kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 200 ribu yang disertai ancaman untuk tidak melaporkan perbuatannya.

Aib yang dialami korban, membuat dirinya bercerita siapa yang melakukan hubungan terlarang tersebut, hingga dilaporkan ke UPPA Satreskrim Polres Malang dan petugas meringkus kakek bejat tersebut.

Menurut AKP Adrian Wimbarda, Kasat Reskrim Polres Malang, adanya laporan pencabulan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur, membuat Satreskrim Polres Malang melakukan penangkapan terhadap pelaku yang tidak lain masih pamannya sendiri.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 81 juncto 76d, Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukumannya 5 hingga 15 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait


Kecanduan Nonton Bokep, Pelajar SMA Setubuhi Pacar Yang Masih SMP

Kapolda Ajak MSA Untuk Berkomunikasi

Panggilan Ketiga Tak Digubris, Kapolda Jatim Akan Datangi Putra Kiai Jombang

Modal Rp 2 Ribu, Duda Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental


Selama 2019, Polres Bondowoso Ungkap 20 Kasus Pencabulan dan Pemerkosaan Anak

Selama 2019, Polisi Ungkap 20 Kasus Pencabulan dan Pemerkosaan Anak

Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mojokerto Belum Menentukan Sikap Atas Dugaan Pencabulan

Kasus Pencabulan Dengan Tersangka Teman Dekat Masih Menjadi yang Tertinggi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber