Berita Terbaru :
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
   

Sejumlah Komunitas Pemerhati Sejarah Peringati Hari Musik di Pusara WR Soepratman
Tempo Doeloe  Sabtu, 09-03-2019 | 13:45 wib
Reporter : Nanang Purwono, Aris Rahmatullah
Peringatan Hari Musik Indonesia dan hari lahir WR Soepratman diakhiri dengan tabur bunga bersama. Foto Aris
Surabaya pojokpitu.com, Hari musik nasional yang jatuh pada 9 Maret diperingati secara sederhana tapi khidmat di pusara WR Soepratman di Jalan Raya Kenjeran Surabaya. Tidak kurang dari 150 orang hadir dalam peringatan yang menggabungkan upacara bendera dan tabur bunga ini.

Lantunan lagu-lagu ciptaan yang maestro dikumandangkan siswa sekolah musik, pusat olah seni surabaya, melalui alat musik gesek biola, untuk mengawali upacara bendera. Sebagai rangkaian peringatan hari musik nasional, sekaligus hari lahir WR Soepratman. Berdasarkan inskripsi di kompleks makam WR Soepratman, komponis dan pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ini lahir di Jatinegara pada 9 Maret 1903.

Menurut salah seorang ahli waris keluarga WR Soepratman, Soerachman Kasansengari, peringatan pada 9 Maret ini terasa lebih istimewa. Jika dalam peringatan-peringatan sebelumnya, pesertanya relatif sedikit, kini yang datang semakin banyak dan beragam. "Tidak hanya dari kalangan anak sekolah, tapi juga melibatkan unsur komunitas, anggota dewan, hingga pejabat Distrik Militer, Kodim 0831 Surabaya Timur," kata Soerachman Kasansengari.

Sementara itu Letkol inf. La Ode M.N Komandan kodim 0831 Surabaya Timur mengatakan, bahwa lagu-lagu ciptaan WR Soepratman dinilai merajut semangat kebangsaan. "Tidak hanya lagu Indonesia Raya saja yang selalu dikumandangkan di setiap upacara resmi, lagu Dari Sabang Sampai Merauke dan Di Timur Matahari adalah sebagian karya yang sangat sarat akan pesan persatuan dan kesatuan," jelas Letkol inf. La Ode M.N.

Namun sejarah mencatata, sang pendekar musik ini sendiri tidak sempat merasakan kemerdekaan, yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. WR Soepratman wafat 7 tahun sebelum proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada 17 Agustus 1938, dan dimakamkan di Pemakaman Umum Kapas Surabaya.

Melalui upacara dan tabur bunga ini, anggota Komisi C DPRD Surabaya, Vinsensius Awey bersama komunitas pegiat sejarah dan seni, termasuk Dewan Kesenian Jawa Timur menggagas dan mengusulkan agar WR Soepratman bisa dinobatkan sebagai bapak Musisi Kebangsaan Indonesia. (pul)

Berita Terkait

Track Wisata Sejarah Musik di Surabaya Siap Direncanakan

Sejumlah Komunitas Pemerhati Sejarah Peringati Hari Musik di Pusara WR Soepratman

Ratusan Siswa di Surabaya, Peringati Hari Musik Nasional

Hari Musik Nasional Kuatkan 9 Maret Sebagai Tanggal Lahir WR Soepratman
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  9 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  10 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  10 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  8 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber