Berita Terbaru :
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
   

Gubernur Minta Kementrian PUPR Selesaikan Luapan Sungai
Metropolis  Sabtu, 09-03-2019 | 13:16 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan penanganan terhadap tanggul sungai di wilayah Madiun yang jebol. Ke depan tanggul sungai akan dibuat plengsengan agar tidak lagi terjadi luapan banjir.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menemui DPRD Jawa Timur terkait rencana pembangunan jangka menengah daerah.
Gubernur mengatakan, satu titik tanggul sungai di Madiun yang jebol telah ditangani untuk jangka pendek. Menggunakan kantong pasir dan bronjong dan kedepannya akan dilakukan pelengsengan. 

"Kami berharap penanganan banjir akibat luapan atau jebolnya tanggul sungai dapat dilakukan secara solutif, permanen dan jangka panjang. Seperti penanganan bopunjur atau Bogor-Puncak-Cianjur," kata Khofifah Indar Parawansa.


Warga korban banjir harus melakukan panen dini tanaman padi untuk mengurangi kerugian. Foto Ilmi

Untuk itu, pihaknya telah berkordinasi dengan kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat terkait penanganan wilayah sungai agar tidak terjadi banjir. Akibat luapan atau tanggul sungai yang jebol.

Sudetan sudetan sungai dan pembangunan bendungan  akan dilakukan agar tidak terjadi luapan sungai tidak ada lagi. "Salah satunya sungai kemuning yang harus di lakukan sudetan ke laut agar di kemudian hari tidak terjadi banjir,"  jelas Khofifah Indar Parawansa. (pul)


Berita Terkait

Petugas Evakuasi Orang Tanpa Identitas Pingsan di Pinggir Jalan

Tergeletak di Tepi Jalan, Pemudik Dievakuasi Dengan Protokol Covid-19

Nenek Terlantar Dievakuasi Dinsos

Mengalami Demam dan Batuk, Penumpang KA Dari Bandung Dievakuasi ke RSUD Kota Blitar
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  9 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  18 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  16 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  6 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber