Berita Terbaru :
Penyekap Berujung Penganiayaan Penyewa Mobil Rental, Begini Kronologisnya
Pemkab Magetan Rogoh Rp 4,5 Miliar Untuk Percantik Pasar Baru
KPU Sumenep Pastikan Honor PPK PPS dan PPDP Naik
Perawat Bojonegoro Meninggal Akibat Covid 19
Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Kasus Sekda Bondowoso
Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pemkot Surabaya Kebut Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Polisi Periksa Operator SPBU, Temukan Tangki Modifikasi di Mobil Terbakar
Sidak Pengunjung Tak Pakai Masker Disuruh Keluar Pasar
Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Semangat Gotong Royong Taklukan Sulitnya Medan di Lokasi TMMD
Kapal Perang Indonesia Dan Australia Saling Berhadapan Di Perairan
Tebar Benih Ikan Nila Dibekas Sungai Kumuh
   

Arema FC Tunggu PSSI Sodorkan Program Pembinaan Suporter
Sepak Bola  Jum'at, 08-03-2019 | 22:15 wib
Reporter : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, PSSI akan mengembalikan dana sanksi suporter kepada setiap klub, dalam bentuk program pembinaan suporter, dan masing-masing klub yang menjalankannya.

Arema FC menunggu PSSI menyodorkan rancangan program pembinaan suporter tersebut. Sedangkan dirijen Aremania Yuli Sumpil ingin dana sanksi suporter diberikan ke yatim piatu.

Dirijen Aremania Yuli Sumpil mengungkapkan, dirinya belum memahami bentuk realisasi dari pembinaan suporter, yang dilontarkan PSSI.
Untuk itu, pria yang akrab disapa Jules ini menginginkan manajemen Arema FC mengundang setiap perwakilan, dari 250 lebih korwil dan kelompok suporter Aremania yang tersebar di Indonesia guna membahas permasalahan aremania yang perlu dibina.

"Biarkan alam yang membina Aremania untuk berubah sendiri secara alami, dan biaya pembinaan suporter diberikan kepada yatim piatu," kata Yuli Sumpil.

Sementara itu, media officer Arema FC, Sudarmaji menegaskan, sebagai suatu wacana, usulan Yuli Sumpil akan diidentifikasi.

Meski belum menerima sodorkan program pembinaan suporter dari federasi, Sudarmaji menginginkan adanya diskusi antara manajemen Arema FC, suporter, pecinta sepakbola malang raya guna mengidentifikasi dalam meminimalisir perilaku negatif suporter, seperti definisi rasisme hingga regulasi suporter.

Selama ini edukasi suporter yang sudah dijalankan Arema FC yakni bertemu aremania, larangan pemasangan spanduk di tribun berdiri, hingga edukasi informal. (yos)

Berita Terkait

Arema Fc Belum Resmi Renegosiasi Kontrak Dengan Agen Matias Malvino

Arema Fc Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni

Kembali Gelar Pemusatan Latihan, Arema FC Fokus Serangan dan Bertahan
Berita Terpopuler
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Peristiwa  4 jam

Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Olah Raga  12 jam

Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  22 jam

Inginkan Perubahan, RW-RW di Surabaya Bergerak Jadikan Machfud Arifin Walikota
Pilkada  4 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber