Berita Terbaru :
Hidup Sengsara, Janda Tua Ini Hanya Makan Daun Talas
Hasil Tes Reaktif, 3 Pengunjung Cafe Dikirim ke Rumah Karantina
Pemprov Jatim Siapkan Rp 5 Milyar Untuk Support Desa Wisata
Ditabrak Minubus, Mobil Fortuner Terjun Ke Sungai
Dua Pengendara Motor Tewas Disruduk Truk
Tutup Selama Pandemi Covid, Pemilik Usaha Water Park Ngawi Rugi Ratusan Juta
Tim Gugus Tugas Tinjau Persiapan Kampus Tangguh
30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong
Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pandemi Covid19, Ribuan Petugas KPU Situbondo Ikuti Rapid Test
Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan
Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Persetujuan
BKKBN Jatim Baru Tercapai 70 Ribu Akseptor
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan Gempa
   

Organda Tanjung Perak Soroti Jalan Rusak di Jalur Menuju Pantura
Metropolis  Kamis, 07-03-2019 | 18:16 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Pengusaha jasa angkutan truk mengeluhkan kerugian besar yang disebabkan oleh semakin banyaknya jalan rusak dampak dari musim penghujan. Tidak hanya merugi dari faktor rusaknya suku cadang, apabila ban pecah dan truk terguling maka pengusaha angkutan truk juga wajib mengganti seluruh muatan truk yang rusak.

Dampak besar yang menjadi beban pengusaha angkutan truk saat melewati jalan rusak dan berlubang, yakni kerusakan suku cadang yang meningkat drastis. Pertama pir truk, yang kedua baut roda, kemudian ketiga, as truk dan yang terakhir ban meletus.

Jalan yang rusak tersebut salah satunya ada di arteri Jalan Kalianak-Romokalisari, Surabaya, yang juga menjadi jalan penghubung dengan jalur pantai utara, atau pantura. Tak hanya dilalui kendaraan-kendaraan pribadi, truk-truk bermuatan besar juga turut melewati jalur tersebut.

Ketua Organda Tanjung Perak, Kodi Lamahayu, angkat suara melihat kenyataan ini. Menurutnya, tindakan pengecoran Jalan Kalianak oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional beberapa waktu lalu, dinilai tepat. Pasalnya, cor memang lebih kuat dibandingkan dengan tambal sulam aspal.

"Saya berharap jalan-jalan yang rusak, khususnya jalan penghubung antara Kota Surabaya menuju jalur Pantura bisa segera diperbaiki, terlebih dilakukan pengecoran, agar tidak semakin memperparah kondisi jalan pasca musim hujan," paparnya.
 
Tidak hanya suku cadang, jalan rusak yang parah juga bisa membuat pengusaha angkutan truk rugi besar. Apabila truk melintasi jalan yang berlubang parah, kemudian bannya meletus dan akhirnya terguling. "Akibatnya, barang yang diangkut juga otomatis rusak dan pecah, sehingga pemilik jasa angkutan terpaksa mengganti total muatan angkutan truk tersebut," terangnya.(end)



Berita Terkait

Organda Tanjung Perak Soroti Jalan Rusak di Jalur Menuju Pantura

Kesal Jalan Rusak, Warga Tanami Pisang

Prosentase Jalan Rusak di Jatim Meningkat

Perbaikan Jalan Rusak Masih Tunggu Anggaran
Berita Terpopuler
Hidup Sengsara, Janda Tua Ini Hanya Makan Daun Talas
Sosok  23 menit

Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan G...selanjutnya
Metropolis  12 jam

Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pendidikan  6 jam

Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Per...selanjutnya
Malang Raya  10 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber