Berita Terbaru :
Remisi Corona, 26 Narapidana Lapas Mojokerto Bebas Bersyarat
DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus
Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Cegah Virus Corona, 777 Napi di Jatim Dibebaskan
Politisi Senior KH Masykur Hasyim Tutup Usia
Daop 9 Batalkan Perjalanan Dua Kereta Api, Sampai Lebaran Ratusan Tiket Dibatalkan
Antisipasi Kedatangan Pemudik Polres Mojokerto Dirikan Posko Screening di Gerbang Tol Sumo
12 Warga Lamongan Positif Corona
Lima Pasien Positif Covid-19 Sembuh, Lainnya Membaik
Akses Keluar Masuk Desa Diperketat Secara Mandiri
Diapit Wilayah Zona Merah Bupati Dirikan Check Point di Tiga Pintu Masuk
Rumah Khusus Penampungan Warga Status ODR
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran Virus Korona
Tim Medis Periksa Seluruh Perangkat Desa Geger
   

Dua Desa di Umbulsari Jember Bakar Ogoh-Ogoh di Hari Raya Nyepi
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 07-03-2019 | 14:30 wib
Reporter : Taufikurrahman.
Jember pojokpitu.com, Memperingati hari raya nyepi, di Desa Sukoreno, Kabupaten Jember, warga memulai dengan keliling kampung. 2 desa yang berpartisipasi dalam perayaan hari raya Nyepi, adalah Desa Sukoreno dan Desa Gunung Sari, Kecamatan Umbul Sari, Kabupaten Jember.

Sebelum melakukan ritual hari raya Nyepi, pure terbesar di Desa Sukoreno Kabupaten Jember tersebut, melakukan keliling kampung bersama-sama dengan membawa patung besar, yang di pikul oleh para pengikutnya serta menampilkan tarian-tarian khas mereka sendiri antar pure.

Patung yang dipikul oleh para pengikutnya, akan dijadikan satu dipusat pure yang bertempat di Desa Sukoreno. Setiap pure mengeluarkan 1 ogoh-ogoh, untuk di kumpulkan dipusat pure terbesar di Umbulsari tersebut.

Pelaksanaan tersebut, dilakukan sebelum perayaan hari Nyepi dilakukan, dimulai dari jam 20:00 sampai dengan jam 00:00.

Setelah lonceng waktu dibunyikan tepatnya jam 00:01,ogoh-ogoh mulai dibakar yang dipandu oleh pemimpin ibadah.

Dengan membakar ogoh-ogoh tersebut, bermaksud untuk menghilangkan bala dan petaka bagi mereka dan desanya. (yos)

Berita Terkait

Umat Hindu Suku Tengger Menggelar Tapa Brata Hari Raya Nyepi

Hari Raya Nyepi Tiadakan Tawur Agung

Potensi Pawai Ogoh-Ogoh, Agenda Pariwisata Tahunan

Umat Hindu Rayakan Tahun Baru Dengan Ritual Ngembak Geni
Berita Terpopuler
5,9 Juta Pelanggan Listrik di Jawa Timur Akan Dapatkan Keringanan Pembayaran
Metropolis  7 jam

Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Metropolis  3 jam

Pendapatan Makin Menurun, Tukang Becak Makin Terdesak Kebutuhan Hidup
Peristiwa  9 jam

Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran ...selanjutnya
Malang Raya  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber