Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Rayakan Nyepi Wisata Gunung Bromo Resmi Ditutup Selama 24 Jam
Kamis, 07-03-2019 | 14:01 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Rayakan hari raya nyepi, wisata Gunung Bromo di Probolinggo Jawa Timur, resmi ditutup pada pukul 5 kamis pagi dan kembali dibuka pada hari jumat pagi. Akses menuju gunung juga dijaga ratusan petugas jagabaya atau petugas keamanan desa. Nyaris pada nyepi ini tidak ada satupun warga suku Hindu tengger melakukan aktifitas.

Perayaan hari raya nyepi tahun baru saka 1941 dirayakan pada hari Kamis hingga Jumat pagi. Wisata gunung bromo di Probolinggo, Jawa Timur, ditutup total selama 24 jam.

Penutupan juga berlaku di semua pintu masuk menuju Gunung Bromo, yaitu di 4 kabupaten, Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang.

Penutupan aksen menuju bromo ditutup total merupakan kali kedua dilakukan, hal ini sesuai permintaan dari persatuan umat Hindu tengger di 4 kabupaten.

Dari pintu Probolinggo, penutupan dilakukan mulai Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura yang jaraknya 7 kilo meter menuju bromo. Di Kecamatan Sukapura setidaknya ada 4 desa mayoritas warganya beragama hindu, yakni Desa Ngadas, Wonotoro Jetak dan Ngadisari.

Ratusan petugas jagabaya atau petugas keamanan lingkungan melakukan tugasnya keliling setiap jalan-jalan desa. Mereka bertugas untuk menjaga keamanan agar ibadah berjalan khusuk.
Nyaris tidak ada aktifitas yang dilakukan warga suku hindu tengger, semua pintu cendela tertutup rapat. warga fokus melaksanakan ibadah tapa brata.

Menurut Sunomo, Ketua Paruman Walaka Hindu Dharma Suku Tengger, selama nyepi yang dilakukan warga melakukan ritual tapa brata, ameti geni, tidak boleh ada api, amati karya tidak boleh bekerja atau beraktifitas, amati lelungan tidak boleh bebergian, dan ameti lelanguan tidak boleh bersuara, serta puasa selama 24 jam.

Sementara itu, menurut Yulius Christian, Camat Sukapura, penutupan akses pada saat nyepi merupakan bentuk untuk bersatu dengan alam dan meminta ke sang pencipta dengan melakukan tapa brata selama 24 jam.
 
Setidaknya ada ratusan personil TNI-Polri dan Satpol PP menjaga jalannya ibadah nyepi. Khusus untuk ring 1 dijaga oleh petugas jagabaya.

Untuk tamu hotel yang berada di zona nyepi, selama 24 tidak diperbolehkan keluar dari dalam hotel. Mereka hanya boleh beraktifitas di dalam area hotel. (yos)

Berita Terkait


Potensi Pawai Ogoh-Ogoh, Agenda Pariwisata Tahunan

Umat Hindu Rayakan Tahun Baru Dengan Ritual Ngembak Geni

Pasca Ditutup Selama 24 Jam, Pelabuhan Ketapang Dipadati Ribuan Kendaraan

Warga Muslim dan Ratusan TNI-Polri Ikut Menjaga Jalannya Ibadah Hari Raya Nyepi


Rayakan Nyepi Wisata Gunung Bromo Resmi Ditutup Selama 24 Jam

Sambut Nyepi Umat Hindu Gelar Kirab Ogoh-Ogoh

Jelang Nyepi, Pelabuhan Ketapang Mulai Padat Pemudik

Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Gelar Rirual Catur Brata

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber