Berita Terbaru :
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
Cegah Penyebaran Covid 19, Polisi Ajak Ratusan Warga Berjemur
Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Miniatur Kendaraan Berbahan Limbah Tembus Mancanegara
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
KPU Jatim Akan Melakukan Tahapan Pilkada 15 Juni
Oknum LSM Peras Kades Terancam 9 Tahun Penjara
Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Korban Begal Dibacok, Sepeda Motor Dirampas di Lumajang
Warga Nganjuk Kembalikan Beras Bantuan Covid Tak Layak Konsumsi
Kecelakaan Mobil Vs Motor, 2 Orang Terluka
Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam
   

Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Gelar Rirual Catur Brata
Peristiwa  Rabu, 06-03-2019 | 16:09 wib
Reporter : Ali Makhrus
Selain melakukan ritual sembahyang catur brata, pada Kamis besok, umat hindu akan merayakan hari nyepi tahun saka 1941. Foto Ali
Malang pojokpitu.com, Menyambut hari raya nyepi tahun 2019, yang jatuh pada Kamis (7/3) besok, umat hindu di wilayah Singosari, Kabupaten Malang menggelar sembahyang catur brata di Candi Renggo.

Ratusan umat hindu dari Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, berkumpul di Candi Renggo, Singosari Kabupaten Malang sejak Rabu (6/3) pagi. Setelah berkumpul, tepat pukul 10 siang, ritual dimulai. Dipimpin salah satu pemangku agama umat hindu di Malang. Jemaah pun terlihat khusyuk mengikuti setiap ritual yang dilakukan.

Sutomo Adiwijoyo, Ketua Majelis Persatuan Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Malang, mengatakan, bahwa Catur Brata merupakan ritual penyembahan kepada para Butakala. Selain itu juga untuk mengusir hal hal yang negatif menjelang perayaan nyepi. Sehingga, pada hari raya nyepi nanti, jemaah dengan khkusyuk merayakan nyepi tanpa ada gangguan dari hal hal yang negatif.

Usai ritual catur braya yang juga dihadiri oleh para Muspika Kecamatan Singosari, dilanjutkan dengan pawai ogoh ogoh. Serta akan dilakukan pembakaran ogoh ohoh sebagai simbol membakar hal hal negatif terhadap kehidupan manusia. (pul)

Berita Terkait

Umat Hindu Suku Tengger Menggelar Tapa Brata Hari Raya Nyepi

Hari Raya Nyepi Tiadakan Tawur Agung

Potensi Pawai Ogoh-Ogoh, Agenda Pariwisata Tahunan

Umat Hindu Rayakan Tahun Baru Dengan Ritual Ngembak Geni
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  3 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  3 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  5 jam

Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  17 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber