Berita Terbaru :
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
Petugas Tertibkan Ribuan Alat Peraga Kampanye Liar
Razia Protokol Kesehatan,Tak Pakai Masker 120 Warga Dibawa ke Pengadilan Negeri
Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Menteri Desa PDTT Lounching Wisata Desa Dalam Upaya Membangkitkan Perekonomian Warga
Polije Bantu Peternak Alat Tetas Telur Otomatis
Pantai Tlangoh, Curi Perhatian Wisatawan
Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
   

Sepekan Belum Ditemukan, Warga Tetap Waspada Keberadaan Buaya Bekatak
Metropolis  Selasa, 05-03-2019 | 18:20 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Setelah satu dari dua anak buaya muara berhasil ditangkap di Bozem Kebraon, kini warga masih dihimbau untuk tetap waspada. Pasalnya, satu ekor anak buaya muara atau bekatak ini belum diketahui keberadaannya. Diduga, buaya bekatak lainnya diduga bersembunyi atau masuk ke dalam pintu air.

Setelah sepekan lalu berhasil ditangkap di Bozem Kebraon, satu dari dua ekor anak buaya muara atau bekatak ini belum diketahui keberadaannya. Buaya muara atau air asin ini ditangkap pada sepekan lalu oleh Sukoco, warga Kebraon, dengan cara menjeratnya.
 
Oleh penangkapnya, anak bekatak yang memiliki panjang satu meter ini diserahkan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim, melalui Polsek Karangpilang. Menurut warga, anak buaya muara atau crocodylus porosus yang berada di bozem ini berjumlah dua ekor.
 
Satu ekor berhasil ditangkap, sedangkan seekor lagi belum ditemukan sejak sepekan lalu. Diduga, satu ekor buaya lainnya masuk ke dalam satu dari dua pintu air bozem, dan memasuki saluran buangan air dari pemukiman warga.
 
Dengan kondisi ini, perangkat desa menghimbau warga agar tetap waspada dan mengawasi anak-anak untuk tidak bermain di sekitar bozem. Upaya ini dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan terkait keberadaan anak buaya muara tersebut.(end)

Berita Terkait

Sepekan Belum Ditemukan, Warga Tetap Waspada Keberadaan Buaya Bekatak
Berita Terpopuler
Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  15 jam

Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Life Style  13 jam

Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
Life Style  14 jam

Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber