Berita Terbaru :
Petani Rame Rame Berburu Hama Tikus Sawah
34 Persen Orang Tanpa Gejala Menjadi Pasien Positif Covid-19
BBTKLPP Surabaya Prediksi Akhir Juni 2020 Menjadi Puncak Covid-19 di Jatim
BIN Bantu Pemkot Surabaya Gelar Rapid Tes Massal
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
   

Bawaslu Telusuri Baliho Capres Dicoreti Tulisan PKI
Mataraman  Minggu, 03-03-2019 | 20:05 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Berita Video : Bawaslu Telusuri Baliho Capres Dicoreti Tulisan PKI
Jombang pojokpitu.com, Alat Peraga Kampanye (APK,) milik Capres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin di Jombang, dicoret orang tidak dikenal. Pada logo nomor 01 dituliskan PKI dengan warga merah. Bawaslu yang mendapatkan laporan langsung melakukan cek lokasi dan lakukan investigasi.

Baliho ini berada di di pertigaan Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam Jombang. tulisan ini sudah dilaporkan ke Bawaslu kabupaten dan propinsi jawa timur.

Tim Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jombang, yang melakukan penelusuran diketahui disudut kanan bagian bawah terdapat coretan menggunakan cat warna merah bertuliskan PKI. Tulisan provokatif tersebut tepat berada di tanda nomor urut paslon 01.

Ahmad Udi Maskur Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang, mengatakan, sudah melaporkan temuan ini ke bawaslu propinsi. Saat dicek di lokasi tulisan PKI sudah tidak kelihatan.

"Tampaknya sengaja dihapus dengan menggunakan tisu oleh orang yang belum diketahui, usai dilaporkan ke sejumlah lembaga terkait," kata Ahmad Udi Maskur.

Udi menambahkan, langkahnya kini melakukan kordinasi dengan panwas setempat serta instansi di atasnya, selain itu Bawaslu juga melakukan inventarisasi hal serupa.  Hingga semua laporan masuk  tak ditemukan APK yang mengalami kondisi serupa.

Bawaslu  masih akan terus mengumpulkan bahan dan keterangan dari warga sekitar, untuk digunakan sebagai laporan ke Bawaslu propinsi sebagai bahan untuk melakukan kajian lebih lanjut. (yos)

Berita Terkait

Mantan Ketua Panswaskab dan Dua Rekannya Masuk Bui

Terbukti Melakukan Pelanggaran Pemilu, 5 Anggota PPK Dipecat

Kumpulkan Data Pelanggaran, Apnas Himbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Quick Count

Diduga Ada Pelanggaran Pemilu, 10 Kabupaten dan Kota di Jatim Berpotensi Lakukan PSU
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  13 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  22 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  20 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  10 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber