Berita Terbaru :
KPU Siapkan Satu TPS Khusus Lapas
Hari Santri, Rapat Paripurna Anggota DPRD Gunakan Atribut Santri
Masuk Zona Kuning Covid-19, Permohonan Izin Hajatan Membludak
Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Masker dan Handsanitizer
   

Nelayan Jember Demo Tuntut Perubahan Bangunan Breakwater
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 08-06-2015 | 12:25 wib
Reporter : Yudis Adi
Dalam aksinya, para nelayan kecewa karena tidak berhasil menemui Bupati Jember, Mza Djalal, yang menurut protokoler sedang berada di luar kota. Foto Adi
Jember pojokpitu.com, Ribuan nelayan Pantai Puger, Senin pagi berunjuk rasa di depan kantor Bupati dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, DPRD Jember.

Dengan berjalan kaki dari pusat kota, ribuan nelayan sambil membawa sejumlah spanduk dan poster, yang berisi tuntutan, kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah terkait banyaknya kecelakaan laut di pelelangan Pantai Pancer, Kecamatan Puger.

Sekitar 116 perahu nelayan hancur diterjang ombak, dan 5 orang nelayan tewas digulung gelombang tinggi dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Dalam orasinya, para pendemo menyatakan bahwa penyebab tingginya angka kecelakaan laut kesalahan pemerintah. Yakni Dinas Perikanan Dan Kelautan membangun alat pemecah ombak atau break water.

Struktur bangunan pemecah ombak di Pantai Pancer, Puger yang didanai oleh Pemerintah Pusattidak sesuai dengan geografis pantai. Alat pemecah ombak terlalu pajang, yakni 400 meter. Serta menjorok ke tengah laut, sehingga menciptakan pusaran air gelombang laut dan menyebabkan perahu nelayan beserta ABK tenggelam.

"Nelayan menuntut pemerintah segera membenahi struktur bangunan, dengan cara memotong panjang break water, dari 400 meter menjadi 200 meter. Agar lebih ke pinggir pantai dan tidak menciptakan pusaran gelombang laut," kata Imam Hambali  Ketua Asosiasi Nelayan Jember . (pul/**#)





Berita Terkait

Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Membusuk di Pantai Selatan

Perahu Terbalik, Satu Nelayan Lumajang Masih Dicari

Kapal Diterjang Ombak, Seorang Nelayan di Tuban Hilang

Terapkan Protokol Kesehatan, Nelayan Rutin Semprot Perahu
Berita Terpopuler
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Mask...selanjutnya
Peristiwa  7 jam

Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Pendidikan  6 jam

Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Pendidikan  5 jam

Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber